Harapan Belum Surut di Pesisir Sumbawa Barat
SUMBAWA BARAT, WNN.CO.ID – Empat hari sudah berlalu, namun harapan itu belum padam. Tim SAR Gabungan terus mengintensifkan pencarian Elvan Torik Atalaska (2 tahun), balita yang dilaporkan hilang setelah diduga terseret ombak di Pantai Poto Batu, Kelurahan Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Sabtu (21/2/2026).
Sejak laporan pertama diterima, upaya pencarian dilakukan tanpa jeda. Waktu terus berjalan, tetapi komitmen tim di lapangan tetap sama: menghadirkan kepastian bagi keluarga yang menanti dengan penuh kecemasan.
Informasi awal diterima pada Sabtu malam dari Kepala Bidang BPBD KSB, Amrullah. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui Koordinator Pos SAR Sumbawa, Kurais, memastikan tim rescue segera diberangkatkan ke lokasi.
“Setelah menerima informasi, Kantor SAR Mataram langsung mengerahkan tim dari Pos SAR Sumbawa menggunakan rescue car, lengkap dengan peralatan SAR air,” ujar Kurais.
Langkah cepat ini menjadi fondasi operasi pencarian yang kini memasuki hari keempat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Elvan datang ke Pantai Poto Batu bersama keluarganya untuk berwisata sekitar pukul 14.00 Wita. Sekitar satu jam kemudian, balita tersebut tidak lagi terlihat di sekitar area pantai.
Keluarga dan warga setempat sempat melakukan pencarian awal secara mandiri. Namun hingga malam hari, korban belum ditemukan. Situasi itu kemudian mendorong permintaan bantuan resmi kepada tim SAR.
Memasuki hari keempat, Selasa (24/2/2026), strategi pencarian diperluas dan diperkuat. Tim tidak hanya melakukan penyisiran permukaan, tetapi juga mempertimbangkan analisis arah arus laut dan potensi pergerakan korban.
Upaya yang dilakukan meliputi: Penyisiran menggunakan perahu karet (rubber boat), Pemantauan visual di permukaan laut, Penyelaman di titik-titik yang dinilai berpotensi.
Kondisi arus yang dinamis menjadi tantangan tersendiri dalam operasi ini. Namun koordinasi antartim terus diperkuat untuk memaksimalkan setiap peluang.
Hingga Selasa siang, korban masih belum ditemukan dan pencarian masih berlangsung. Operasi ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya: Pos SAR Sumbawa, BPBD Kabupaten Sumbawa Barat, Brimob Kompi B Yon Pelopor, Polsek Taliwang, Koramil Taliwang, TNI AL Sumbawa, Polairud Maluk, Polairud Poto Tano, PT Amman, masyarakat setempat.
Solidaritas lintas instansi dan dukungan warga menjadi energi kolektif dalam operasi kemanusiaan ini. Di tengah tantangan alam yang tak bisa diprediksi, semangat gotong royong tetap menjadi kekuatan utama.
Di pesisir Pantai Poto Batu, satu harapan terus dijaga—memberikan kepastian dan jawaban bagi keluarga yang masih setia menunggu.(wnn12)







