WNN (World News Network) hadir dari sebuah idealisme pers yang dimunculkan sekelompok kecil jurnalis berpengalaman untuk menjaga Indonesia, menjaga nusantara, menjaga Ibu Pertiwi. Idealisme itu didasari prinsip, tegakkan objektivitas, tetapi tetap harus punya hak subjektif.
Makna di balik itu, tidak akan pernah menihilkan prestasi anak bangsa, memuji prestasi siapa pun sepanjang untuk kepentingan rakyat. Tetapi, di sisi lain mengkritiknya secara konstruktif.
Mereka yang mengkritik, akan ada di sini, tetapi kritik konstruktif dan solutif, tidak untuk kritik yang mencari sensasi, tanpa data dan fakta, atau asal tampil beda. Kritik itu milik pers sebagai fungsi kontrol. Sejatinya harus dilakukan, namun tidak dengan cara menghancurkan atau membunuh karakter siapa pun.
Pers adalah wilayah keseimbangan agar harmoni antar anak bangsa terjaga. Itulah, bagi kami, menjaga Indonesia.
Melalui jaringan berita WNN, ada Indonesia di dalamnya, bisa melihat negeri tercinta. Ingin memberikan nuansa lain dalam pemberitaan. Kami mengedepankan jurnalisme kritis konstruktif. WNN berada di Ibu Kota negeri ini. Dari Ibu Kota kami beritakan ke barat dan timur wilayah nusantara, untuk anak bangsa, dan Indonesia.
WNN milik kita. Kita yang peduli pada rakyat, bangsa dan negara, dalam kebhinekaan. Kami ada untuk semua. Dalam menjalankan tugasnya, redaktur dan jurnalis WNN selalu memegang Kode Etik Jurnalistik. Dan, kami, saat bertugas juga dilindungi oleh UU Nomor 40/1999 tentang Pers.
Redaktur dan jurnalis media daring (dalam jaringan) atau online ini selalu mengutamakan profesionalisme dalam peliputan. Kami menjaga keberimbangan dan independensi. Itulah, WNN untuk Indonesia.(*)

