MATARAM, WNN.CO.ID – Guna memberikan rasa nyaman bagi para investor, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal berencana akan membentuk perusahaan daerah atau Perusda yang akan turut serta dalam investasi strategis di wilayah Provinsi NTB.
”Setiap investor yang masuk, kami akan masuk juga sahamnya Pemda di situ, minoritas. Tujuannya adalah untuk memberikan assurance kepada investor bahwa pemerintah ada di situ. Jadi, kami masuk minoritas. Di semua investasi-investasi yang bagus, yang besar kami akan masuk kecil-kecil. Jadi masalah sosial kami yang urus, masalah perizinan kami yang urus. Mereka tinggal berbisnis saja gitu,” kata Lalu Iqbal saat menerima Duta Besar (Dubes) RI untuk Uni Emirat Arab (UEA), Husen Bagis, di Pendopo Gubernur NTB, Kamis (3/4/2025).
Lalu Iqbal memaparkan bahwa peluang investasi bagi para investor yang dapat digarap yakni dengan keberadaan smelter di NTB. Di mana, produk smelter seperti tembaga dan asam sulfat, dapat dimanfaatkan untuk hilirisasi industri, termasuk dalam produksi kabel dan pupuk.
Di sektor pertambangan, lanjut Lalu Iqbal, potensi investasi masih sangat terbuka lebar. Karena selain tambang emas baru di Batu Hijau, Lalu Iqbal menyampaikan bahwa PT Sumbawa Timur Mining masih membutuhkan investasi untuk mempercepat proses eksploitasi sumber daya yang telah dieksplorasi selama satu dekade terakhir.
”Kalau itu well manage, kalau pihak Dubai dan Abu Dhabi mau masuk itu sudah siap. Di Dompu itu sudah 10 tahun eksplorasi, saya sudah meninjau ke sana, tinggal menunggu proses eksploitasinya,” ujar Lalu Iqbal.
Sementara itu, Dubes RI untuk UEA, Husen Bagis dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa pihaknya telah bertemu dengan calon investor yang tertarik untuk mengembangkan Balai Latihan Kerja (BLK) di wilayah Provinsi NTB. Dubes Husen Bagis juga menyoroti tingginya permintaan tenaga kesehatan di UEA, khususnya untuk perawat yang berpengalaman.
Menyikapi hal itu, Lalu Iqbal pun menyambut baik peluang tersebut dan menegaskan komitmennya untuk menyiapkan tenaga perawat yang memiliki pengalaman kerja. ”Provinsi NTB punya banyak rumah sakit. Nanti kita akan pakai rumah sakit itu untuk menambah pengalaman mereka (para tenaga kesehatan),” terang Lalu Iqbal.
Selain membahas pengembangan tenaga kerja, Lalu Iqbal juga menawarkan sejumlah sektor investasi di daerahnya, termasuk di sektor pertanian dan peternakan. Namun, Lalu Iqbal menekankan pentingnya pengelolaan ekosistem yang terintegrasi agar investasi yang masuk tidak menimbulkan permasalahan baru.(wnn01)







