LOMBOK TIMUR, WNN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui rotasi jabatan di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sebanyak 36 pejabat struktural Eselon II dan III resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya di Pendopo Bupati Lombok Timur, Senin (3/8/2026).
Pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup) Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, serta disaksikan langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin dan Sekretaris Daerah (Sekda) HM. Juaini Taofik.
Dalam arahannya, Bupati Iron, demikian Bupati Lombok Timur ini biasa disapa, menegaskan bahwa rotasi jabatan kali ini bukan sekadar penyegaran organisasi, melainkan didasarkan pada hasil evaluasi kinerja aparatur. Menurutnya, sejumlah aspek menunjukkan masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.
Ia mengungkapkan, berbagai penilaian dari lembaga eksternal, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), menjadi salah satu bahan evaluasi pemerintah daerah dalam melakukan penataan birokrasi.
“Semangat pelantikan kali ini didasari oleh masih adanya berbagai kekurangan, terutama dari sisi kinerja. Hal itu juga tercermin dari berbagai hasil penilaian yang dilakukan oleh KPK maupun BPK,” ujar Bupati Iron.
Bupati Iron juga menyoroti banyaknya posisi strategis yang selama ini masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt). Kondisi tersebut, menurutnya, turut memengaruhi efektivitas pemerintahan sekaligus menjadi salah satu catatan dalam proses pemeriksaan.
Ia menjelaskan, keterlambatan pengisian jabatan definitif bukan tanpa alasan. Selama ini proses pelantikan masih terkendala aspek legalitas karena harus menunggu persetujuan dari pemerintah pusat, termasuk Kementerian Dalam Negeri dan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Kini, seluruh pejabat yang dilantik dipastikan telah mengantongi izin sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, Bupati Iron meminta agar seluruh jabatan yang masih kosong segera diusulkan untuk segera diisi.
“Untuk jabatan Eselon II, III, dan IV yang masih kosong agar segera diusulkan sehingga roda pemerintahan dapat berjalan lebih optimal,” tegasnya.
Di hadapan para pejabat yang baru dilantik, Bupati Iron juga mengingatkan bahwa promosi jabatan merupakan bentuk kepercayaan sekaligus amanah yang harus dijaga dengan kinerja terbaik.
Ia menilai setiap aparatur memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sepanjang mampu menunjukkan dedikasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Artinya tinggal menunggu waktu, semua akan mendapat giliran. Karena itu berdoalah yang baik-baik, perbaiki kinerja. Jika bekerja dengan baik, tentu akan menjadi orang pilihan. Jalankan tugas pokok dan fungsi sebaik-baiknya karena tupoksi menjadi standar kerja kita,” pesannya.
Melalui rotasi ini, Pemkab Lombok Timur berharap tata kelola pemerintahan semakin efektif, pelayanan publik terus meningkat, serta kinerja seluruh perangkat daerah menjadi lebih optimal dalam mendukung pembangunan daerah.(wnn07)







