Kunjungan Menteri KKP Bawa Angin Segar bagi Wisata Bahari dan Nelayan Ekas

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri KKP RI, Sakti Wahyu Trenggono, saat melakukan kunker ke Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten  Lombok Timur, Jumat (27/2/2026).

Menteri KKP RI, Sakti Wahyu Trenggono, saat melakukan kunker ke Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (27/2/2026).

LOMBOK TIMUR, WNN.CO.ID – Komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor kelautan kembali ditegaskan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Sakti Wahyu Trenggono, saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), pada Jumat (27/2/2026).

Dalam agenda tersebut, Menteri Trenggono didampingi Pelaksana Harian (Plh) Sekda NTB, HL Moh. Faozal dan Bupati Lombok Timur (Lotim), H Haerul Warisin, meninjau langsung fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih yang menjadi salah satu simpul penguatan ekonomi pesisir di kawasan itu.

Di hadapan para nelayan, Menteri Trenggono melihat langsung fasilitas cold storage berkapasitas 10 ton serta pabrik es yang telah tersedia. Ia menegaskan bahwa kehadiran fasilitas ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi fondasi untuk meningkatkan daya tawar nelayan.

Menurutnya, potensi lobster di perairan Ekas sangat besar. Namun, ia mengingatkan agar nelayan tidak lagi menjual benih lobster secara langsung, melainkan mulai beralih ke budidaya untuk memperoleh nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi.

“Kalau menangkap benih lobster, jangan lagi dijual benihnya. Budidayakan. Kalau tidak punya keramba, sampaikan ke Dirjen, nanti kita bantu,” tegasnya.

Tak hanya itu, pemerintah pusat juga akan menyalurkan 10 unit kapal nelayan lengkap dengan mesin, sebagai langkah konkret memperkuat armada tangkap masyarakat pesisir.

Langkah ini dinilai sebagai transformasi penting: dari pola ekonomi jangka pendek menuju ekosistem perikanan yang berkelanjutan dan berdaya saing global.

Bupati Lotim, H Haerul Warisin, menyambut positif dukungan tersebut. Ia menilai keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih sangat strategis, tidak hanya untuk sektor perikanan, tetapi juga dalam menopang pengembangan wisata bahari dan kuliner terapung di kawasan Ekas.

Menurutnya, fasilitas penyimpanan hasil tangkap memberi ruang bagi nelayan untuk tidak lagi menjual ikan dalam kondisi terdesak harga. “Dengan kapasitas penyimpanan 10 ton ini, hasil tangkapan tidak perlu langsung dijual murah. Harga bisa lebih stabil melalui tata niaga koperasi,” ujarnya.

Meski demikian, ia juga menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak, seperti pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) serta peremajaan mesin kapal yang banyak mengalami kerusakan.

Kunjungan kerja ini turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Barat (Wabup Lobar) Nurul Adha, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB Muslim, serta jajaran pimpinan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Kehadiran pemerintah pusat di Ekas menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan sektor kelautan bukan sekadar wacana, melainkan bagian dari strategi besar ekonomi biru Indonesia—menciptakan keseimbangan antara produktivitas, keberlanjutan, dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Dengan dukungan infrastruktur, armada, dan transformasi pola usaha, Ekas kini tak hanya dikenal sebagai destinasi bahari, tetapi juga sebagai wajah baru optimisme nelayan Indonesia.(wnn06)

Berita Terkait

Anggaran Tanah KSB Melonjak Rp163 Miliar, FPT Laporkan Dugaan Korupsi ke Polres
Simpan Sabu 26,44 Gram di Hotel, Terduga Pengedar Diciduk Polisi di Sambelia Lombok Timur
212 Penumpang Berhasil Dievakuasi, Lima Orang Masih Dicari Usai KMP Putri Yasmin Terbakar
173 Orang Dievakuasi dari KMP Putri Yasmin yang Terbakar, Tim SAR Masih Cari Korban Lain
KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Kapal dan Helikopter Dikerahkan Evakuasi Penumpang
Jaga Rinjani dari Karhutla, Polsek Sembalun Ingatkan Pendaki Soal Puntung Rokok hingga Api Unggun
Bukan Sekadar Festival, Jeruk Manis Merawat Tradisi dan Kemandirian di Kaki Rinjani
Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Bukit Terengan Lombok Utara, Begini Awal Penemuannya

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Anggaran Tanah KSB Melonjak Rp163 Miliar, FPT Laporkan Dugaan Korupsi ke Polres

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Simpan Sabu 26,44 Gram di Hotel, Terduga Pengedar Diciduk Polisi di Sambelia Lombok Timur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:02 WIB

212 Penumpang Berhasil Dievakuasi, Lima Orang Masih Dicari Usai KMP Putri Yasmin Terbakar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:07 WIB

173 Orang Dievakuasi dari KMP Putri Yasmin yang Terbakar, Tim SAR Masih Cari Korban Lain

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:34 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Kapal dan Helikopter Dikerahkan Evakuasi Penumpang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:02 WIB

Bukan Sekadar Festival, Jeruk Manis Merawat Tradisi dan Kemandirian di Kaki Rinjani

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Bukit Terengan Lombok Utara, Begini Awal Penemuannya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Ekonomi NTB Tak Lagi Bergantung Tambang, Gubernur Iqbal dan Komisi VII DPR RI Dorong Hilirisasi dan Pariwisata Berkualitas

Berita Terbaru

Indrajitu Slot Indrajitu Slot Gacor indrajitu sateslot ayambet slot gacor hari ini acong88 ayambet sate slot indrajitu megaforwin nasgorbet Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot https://103.123.158.92/vvip/ Ayambet Indrajitu Megaforwin Sateslot Bimatoto Plnslot Buditogel Nasgorbet Acong88 Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Plnslot Sateslot Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot gacor slot terpercaya sibela Indrajitu Indrajitu