MATARAM, WNN.CO.ID – Pagi ini, Rabu (6/9/2023), Tim SAR Gabungan kembali melakukan pencarian terhadap salah seorang korban, Firdaus (28 tahun) yang dilaporkan tenggelam di Perairan Gili Banta. Hal ini dilakukan mengingat Tim SAR Gabungan hingga pukul 18.00 Wita, Selasa sore kemarin (5/9/2023) belum berhasil menemukan korban.
Menurut keterangan dari pihak kepolisian, bahwa dua orang nelayan tersebut Firdaus (28 tahun) dan Toto (30 tahun) sedang mencari ikan. Saat kejadian, kaki korban terlilit tali jangkar, sehingga meminta pisau ke rekannya untuk memotong tali yang melilitnya.
Namun naas, Firdaus yang merupakan warga Dusun Gusung, Desa Bugis, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, tidak tertolong karena dalam waktu singkat ia tenggelam. Sedangkan Toto (30 tahun) berhasil selamat dari kejadian naas tersebut.
Kepala Kantor SAR Mataram, Lalu Wahyu Efendi menerangkan, pihaknya telah menerjunkan personil dari Pos SAR Bima sejak hari Senin siang (4/9/2023). Pencarian dilakukan bersama TNI, Polri, potensi SAR wilayah Bima, nelayan, dan warga setempat. ‘’Kami lakukan pencarian di lokasi kejadian dan perairan sekitar,’’ kata Wahyu.
Lanjutnya, barang milik korban sempat ditemukan di sekitar perairan Pulau Kelapa, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Di samping itu, penyelaman di lokasi yang dicurigai juga telah dilakukan. ‘’Selasa pagi kemarin sempat ditemukan busa (styrofoam) yang digunakan korban untuk menyelamatkan diri,’’ ucapnya.(wnn06)







