Tender hingga Distribusi Bibit Disorot, Garda Satu NTB Bawa Dugaan Kejanggalan Proyek Rp7,5 Miliar ke Kejati

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana para buruh tani saat menanam bibit bawah merah.

Suasana para buruh tani saat menanam bibit bawah merah.

Dugaan kejanggalan dalam proyek pengadaan 167 ton bibit bawang merah Program Upland 2026 di Kabupaten Sumbawa senilai sekitar Rp7,5 miliar mulai menjadi sorotan. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Garda Sakti Bersatu (Garda Satu) NTB memastikan akan membawa hasil investigasinya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

MATARAM, WNN.CO.ID – Dewan Pimpinan Wilayah Garda Sakti Bersatu (Garda Satu) Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan akan melaporkan dugaan kejanggalan dalam proyek pengadaan 167 ton bibit bawang merah Program Upland 2026 di Kabupaten Sumbawa dengan nilai anggaran sekitar Rp7,5 miliar ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB.

Langkah tersebut diambil setelah organisasi itu mengaku telah melakukan investigasi lapangan dan kini tengah merampungkan seluruh dokumen pendukung sebelum laporan resmi disampaikan kepada aparat penegak hukum.

Ketua DPW Garda Satu NTB, Abdul Hakim yang akrab disapa Bang Akim, mengatakan proses pelaporan tinggal menunggu penyempurnaan berkas agar seluruh temuan dapat disampaikan secara utuh.

“Kami sedang melengkapi seluruh data dan dokumen pendukung. Dalam waktu dekat, kami akan melaporkan dugaan kejanggalan proyek ini ke Kejaksaan Tinggi NTB agar dilakukan penyelidikan sesuai kewenangan yang dimiliki,” tegas Bang Akim.

Menurutnya, hasil investigasi yang dilakukan bersama Garda Satu Kabupaten Sumbawa menemukan sejumlah indikasi persoalan yang dinilai layak diuji melalui proses hukum.

Temuan tersebut, kata dia, mencakup dugaan kejanggalan pada proses tender, mekanisme distribusi bibit kepada kelompok tani penerima manfaat, hingga dugaan ketidaksesuaian asal bibit dengan dokumen serta mekanisme pengadaan yang berlaku.

Tak hanya itu, Garda Satu NTB juga mengklaim menemukan adanya delapan kelompok tani yang diduga belum menerima bantuan bibit. Padahal, program tersebut disebut menyasar 27 kelompok tani sebagai penerima manfaat.

Proses pengadaan juga menjadi sorotan. Bang Akim menyebut tender proyek tersebut hanya diikuti oleh dua peserta, sementara perusahaan yang ditetapkan sebagai pemenang berasal dari luar daerah meski disebut memiliki nilai penawaran lebih tinggi.

Selain aspek tender, Garda Satu turut menyoroti dugaan asal bibit bawang merah yang digunakan dalam proyek tersebut. Berdasarkan hasil investigasi awal, bibit diduga berasal dari wilayah Bima, NTB.

Temuan itu, menurutnya, perlu ditelusuri lebih lanjut untuk memastikan kesesuaian antara dokumen pengadaan dengan kondisi riil di lapangan.

Bang Akim menegaskan pihaknya tidak ingin membangun opini tanpa didukung fakta. Karena itu, seluruh hasil investigasi akan diserahkan kepada Kejati NTB agar dilakukan pendalaman secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami tidak ingin membangun opini tanpa dasar. Karena itu kami memilih menyerahkan seluruh hasil investigasi kepada Kejati NTB agar dilakukan pendalaman secara profesional. Jika memang tidak ada pelanggaran, tentu harus dijelaskan kepada publik. Tetapi jika ditemukan penyimpangan, proses hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap proyek yang dibiayai menggunakan anggaran negara harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, sehingga pengawasan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan penggunaan anggaran berjalan tepat sasaran.(wnn19)

Berita Terkait

Anggaran Tanah KSB Melonjak Rp163 Miliar, FPT Laporkan Dugaan Korupsi ke Polres
Simpan Sabu 26,44 Gram di Hotel, Terduga Pengedar Diciduk Polisi di Sambelia Lombok Timur
212 Penumpang Berhasil Dievakuasi, Lima Orang Masih Dicari Usai KMP Putri Yasmin Terbakar
173 Orang Dievakuasi dari KMP Putri Yasmin yang Terbakar, Tim SAR Masih Cari Korban Lain
KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Kapal dan Helikopter Dikerahkan Evakuasi Penumpang
Jaga Rinjani dari Karhutla, Polsek Sembalun Ingatkan Pendaki Soal Puntung Rokok hingga Api Unggun
Bukan Sekadar Festival, Jeruk Manis Merawat Tradisi dan Kemandirian di Kaki Rinjani
Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Bukit Terengan Lombok Utara, Begini Awal Penemuannya

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Anggaran Tanah KSB Melonjak Rp163 Miliar, FPT Laporkan Dugaan Korupsi ke Polres

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Simpan Sabu 26,44 Gram di Hotel, Terduga Pengedar Diciduk Polisi di Sambelia Lombok Timur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:02 WIB

212 Penumpang Berhasil Dievakuasi, Lima Orang Masih Dicari Usai KMP Putri Yasmin Terbakar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:07 WIB

173 Orang Dievakuasi dari KMP Putri Yasmin yang Terbakar, Tim SAR Masih Cari Korban Lain

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:34 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Kapal dan Helikopter Dikerahkan Evakuasi Penumpang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:02 WIB

Bukan Sekadar Festival, Jeruk Manis Merawat Tradisi dan Kemandirian di Kaki Rinjani

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Bukit Terengan Lombok Utara, Begini Awal Penemuannya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Ekonomi NTB Tak Lagi Bergantung Tambang, Gubernur Iqbal dan Komisi VII DPR RI Dorong Hilirisasi dan Pariwisata Berkualitas

Berita Terbaru

Indrajitu Slot Indrajitu Slot Gacor indrajitu sateslot ayambet slot gacor hari ini acong88 ayambet sate slot indrajitu megaforwin nasgorbet Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot https://103.123.158.92/vvip/ Ayambet Indrajitu Megaforwin Sateslot Bimatoto Plnslot Buditogel Nasgorbet Acong88 Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Plnslot Sateslot Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot gacor slot terpercaya sibela Indrajitu Indrajitu