Mi6 Sebut Ganjar Benar-Benar Tampil Komplet di Debat Perdana Capres

- Jurnalis

Rabu, 13 Desember 2023 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto.

Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto.

MATARAM, WNN.CO.ID – Lembaga kajian sosial dan politik Mi6 menilai calon presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo unggul dalam debat perdana capres 2024, di Kantor KPU RI, tadi malam (Selasa malam, 12/12/2023).

Perpaduan pengalaman sebagai politisi dan birokrat ditambah keterampilan public speaking, dinilai membuat Ganjar mampu memosisikan dirinya sangat moderat. ‘’Pak Ganjar tepat dalam menampilkan dirinya dengan kesanggupan mengontrol emosionalitasnya. Ganjar tahu kapan emosi dibutuhkan dan kapan kebersediaannya untuk menahan diri ia lakukan,’’ kata Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, di Mataram, Rabu (13/12/2023).

Analis politik kawakan Bumi Gora yang karib disapa Didu ini pun menjelaskan secara rinci bagaimana keunggulan Ganjar dalam debat perdana capres yang terbagi dalam 6 segmen dan disiarkan langsung lembaga penyiaran nasional tersebut.

Keunggulan Ganjar, kata Didu, sudah langsung terlihat dari segmen pertama. Dalam sesi penyampaian visi misi tersebut, Ganjar dinilai mampu mengungkap beragam persoalan yang dihadapi masyarakat. Sementara menurut Didu, dua kandidat capres lainnya, yakni Prabowo Subianto dan Anies Baswedan, dinilai tidak memiliki keberagaman orientasi untuk mencapai visi Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai Merauke.

‘’Ganjar pandai menyentuh setiap pemilik persoalan yang ada untuk mendapat gambaran solusi. Semua aspek dikupas. Baik itu soal kesehatan, pendidikan, keadilan hukum, HAM, pemberantasan korupsi, kerukunan warga penguatan demokrasi, pelayanan publik dan sisi kemanusiaan kaum disabilitas. Ganjar benar-benar komplet-plet…,’’ ujar Didu.

Di segmen kedua, saat antarkandidat saling bertanya dan menjawab, Ganjar juga dinilai Didu tampil sangat tenang. Ganjar misalnya disebut memiliki konsep tentang pentingnya dialog dalam menyelesaikan masalah yang terjadi di Papua. Dan terbukti, capres nomor urut dua, Prabowo Subianto langsung setuju dengan gagasan Ganjar. Sementara di sisi lain, dalam segmen ini, Prabowo dan Anies justru terlihat saling ‘’serang’’.

Pun tatkala menjawab pertanyaan yang terkait tentang pelayanan publik, Ganjar langsung menggambarkan pengalamannya dengan tetap mengedepankan perencanaan dan kesabaran dalam memahami yang dirasakan oleh publik.

Bahkan, lanjut Didu, saat Ganjar diserang terkait permasalahan yang membelit petani dan nelayan di Jawa Tengah (Jateng) oleh Prabowo Subianto, Ganjar merespons dengan begitu elegan dan justru mengingatkan kepada Prabowo bahwa yang bersangkutan justru harusnya bertanggung jawab atas data tentang petani karena pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). ‘’Narasi yang disampaikan oleh Ganjar sangat kritis tanpa kehilangan etika dalam mengutarakan pikiran-pikirannya,’’ ucap Didu.

Masih di segmen kedua, saat diberi kesempatan untuk bertanya kepada capres nomor satu, Anies Rasyid Baswedan terkait toleransi dan kelompok minoritas, Ganjar tidak menyerang, melainkan lebih mengutarakan secara komprehensif apa yang hendak dilakukan dirinya bersama Mahfud MD sebagai cawapres.

Pada sesi saling bertanya jawab ini pun, hanya Ganjar yang tidak menyerang kandidat lain, melainkan bertestimoni atas apa yang sudah dilakukan bersama Mahfud MD sebagai wakilnya. ‘’Di segmen ini, Ganjar sangat menguasai persoalan dengan konsep dan cara bertutur yang amat baik,’’ kata Didu menganalisis.

Memasuki segmen ketiga debat tersebut, Ganjar tampil ke panggung lebih dahulu dari kandidat lainnya. Saat itu, Didu melihat, gestur tubuh Ganjar terlihat sangat rileks. Dan hal tersebut menurut Didu, menggambarkan hati dan pikiran Ganjar yang tenang dan gembira.

Saat ditanya tentang apa yang harus dilakukan atas pemberantasan korupsi, cara menjawab Ganjar juga kata Didu sangat menggambarkan penguasaan atas data dengan mengutip data yang dimiliki Indonesian Corruption Watch (ICW) tentang jumlah kerugian negara akibat korupsi dalam sepuluh tahun terakhir mencapai Rp230 triliun. ‘’Ganjar juga sangat memahami substansi regulasi dengan mengulas UU tentang Perampasan Aset. Itu sebabnya, calon nomor satu dan dua tidak berbeda pandangannya,’’ jelas Didu.

Dan cara Ganjar menanggapi respons dari kedua kandidat tersebut juga kata Didu begitu mengesankan. Ganjar menyampaikan bila pandangan ketiga calon sama, maka ucapan dan tindakan akan dilihat oleh rakyat.

Di sisi lain, pada segmen ini, saat Prabowo diberi kesempatan bertanya ke  Anies, para pemirsa televisi, maupun mereka yang hadir secara langsung di lokasi debat yang berada di halaman Kantor KPU RI tersebut, dapat melihat langsung capres nomor urut satu dan dua, saling mengungkit kisah lama.

Sebaliknya, saat Ganjar diberi kesempatan merespons Anies, Ganjar justru tidak menyerang, melainkan mengalirkan ‘’pentingnya pengetahuan’’ tentang praktik demokrasi dengan menjelaskan pengalaman empirik serta penguasaan kognisinya tentang peran partai politik dalam pertumbuhan demokrasi.

Beri Point Tinggi

Pada segmen keempat, masih dalam sesi saling tanya jawab antarkandidat, Anies langsung menyerang Prabowo terkait etika yang dilanggar oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Didu melihat Prabowo lumayan terpojok. Kemudian saling serang terus berlanjut antara Prabowo dan Anies.

Dan ketika Prabowo mendapat giliran bertanya kepada Ganjar atas pengalamannya sebagai Gubernur terhadap lulusan sekolah vokasi, Ganjar sangat detail menjelaskan apa yang menjadi pertanyaan Prabowo.

Didu juga memberi point tinggi pada segmen ini, terkait cara Ganjar menjawab pertanyaan kehebatan Jokowi yang dilihat mantan Eksekutif Daerah Walhi NTB dua periode ini sebagai cara Prabowo memancing dengan memunculkan kebijakannya yang memudahkannya sebagai Gubernur di Jateng. ‘’Semua dijawab Ganjar secara konsepsional. Tidak dengan anggukan setuju atau gelengan kepala sebagai tanda penolakan,’’ ucap Didu.

Didu menegaskan, pada segmen keempat ini, sekali lagi Ganjar mencoba lebih berfokus pada esensi masalah yang dihadapi negara daripada mengembangkan pikiran oposisi sebagai cara menyerang kebijakan demi membangun citra diri secara populis.

Memasuki segmen kelima, di mana seluruh capres masih saling bertanya dan merespon pertanyaan pihak lain, Ganjar dengan tubuhnya yang ringan dan rileks kembali melangkah lebih dulu ke panggung dibanding calon lainnya. Ganjar juga terlihat mengembangkan senyumnya yang bagi masyarakat Indonesia memang sudah sangat khas.

Segmen kelima dibuka dengan Prabowo langsung menyerang Anies. Dan saat merespons, Anies gantian memojokkan Prabowo dalam persoalan polusi di Jakarta.

Sampai kemudian pada saat giliran Ganjar melemparkan pertanyaan ke Prabowo yang terkait dengan HAM. Terlihat Ganjar membaca data dari secarik kertas yang dibawanya. Terlihat betul kata Didu, Prabowo agak sulit menjawab. Alhasil, Prabowo menganggap pertanyaan Ganjar sangat tendensius. ‘’Padahal yang dipertanyakan Ganjar adalah kesakitan sejarah yang belum selesai,’’ ucap Didu.

Pada segmen ini, Anies bertanya ke Ganjar terkait kasus tragedi Kanjuruan. Dan terlihat bagaimana Ganjar sanggup membalik ‘’serangan’’ Anies dengan memberi penjelasan yang membuat penonton tahu kualitas ketegasan dan tidak sukanya Ganjar menunda masalah agar tidak disandera oleh persoalan lama. Ganjar menegaskan dirinya bukan orang yang abu-abu melainkan Sat Set!. ‘’Kualitas berdebat Ganjar di segmen ini masih di atas rata-rata calon lainnya,’’ kata Didu.

Setelah saling lempar pertanyaan dan memberikan respons, jalannya seluruh debat ditutup dengan pernyataan pamungkas. Ganjar yang kembali selalu naik ke panggung lebih dulu, menurut Didu, masih tampil sangat stabil dengan wajahnya yang khas dengan senyum semringah.

Jika Anies maupun Prabowo masih terlihat ‘’saling serang’’ di segmen pamungkas ini, Ganjar justru memilih mengungkapkan kisah dirinya dan kisah Mahfud MD yang lahir dari keluarga sederhana yang membuatnya jadi merasa mudah untuk mendengar suara rakyat.

Terlihat sekali Ganjar kata Didu, mampu memanfaatkan sesi pamungkas ini dengan menggambarkan bagaimana melalui harmonisasi dirinya dan pasangannya untuk berencana berkhidmat menyelesaikan masalah yang diraskan rakyat.

‘’Sebuah debat yang mengesankan dan memuaskan oleh cara Ganjar menampilkan dirinya dengan kesanggupan melontarkan gagasan sekaligus mengelola emosinya secara stabil,’’ papar Didu.

Dia pun sangat yakin, penonton melihat hal tersebut. Sehingga, debat ini bisa menjadi kesempatan maksimal meraih simpati para swing voters yang selama ini kata Didu, selalu dimanfaatkan oleh lembaga survei. ‘’Ganjar dengan penuh kesadaran, tahu cara bagaimana memanfaatkan debat perdana ini untuk meraih simpati pemilih,’’ ucap Didu.(wnn01)

Berita Terkait

Anggota DPR Fauzan Khalid Sambangi Penerima Bedah Rumah BSPS di Lombok Barat, Warga: Terima Kasih, Rumah Kami Kini Lebih Layak
Kinerja OPD Jadi Alarm, Bupati Lombok Timur Reshuffle 36 Pejabat Sekaligus
FDJ Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri, Dinilai Punya Rekam Jejak Lengkap dan Integritas Kuat
Pemimpin Merakyat: Hadir di Tengah Rakyat, Bukan Sekadar Pencitraan
OTT KPK Guncang Lombok Barat, Fauzan Khalid Minta ASN Tetap Profesional dan Layani Warga
Raker APPSI 2026 di NTB: Para Gubernur Satukan Langkah Perkuat UMKM dan Fiskal Daerah Menuju Indonesia Maju
Setelah Dikunjungi Presiden, Kini NTB Dipercaya Jadi Tuan Rumah Raker APPSI 2026
STN-LMND Resmi Bentuk Sekretariat Bersama, Fokus Percepat Brigade Pangan dan Koperasi Desa Merah Putih

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Anggaran Tanah KSB Melonjak Rp163 Miliar, FPT Laporkan Dugaan Korupsi ke Polres

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Simpan Sabu 26,44 Gram di Hotel, Terduga Pengedar Diciduk Polisi di Sambelia Lombok Timur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:02 WIB

212 Penumpang Berhasil Dievakuasi, Lima Orang Masih Dicari Usai KMP Putri Yasmin Terbakar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:07 WIB

173 Orang Dievakuasi dari KMP Putri Yasmin yang Terbakar, Tim SAR Masih Cari Korban Lain

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:34 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Kapal dan Helikopter Dikerahkan Evakuasi Penumpang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:02 WIB

Bukan Sekadar Festival, Jeruk Manis Merawat Tradisi dan Kemandirian di Kaki Rinjani

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Bukit Terengan Lombok Utara, Begini Awal Penemuannya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Ekonomi NTB Tak Lagi Bergantung Tambang, Gubernur Iqbal dan Komisi VII DPR RI Dorong Hilirisasi dan Pariwisata Berkualitas

Berita Terbaru

Indrajitu Slot Indrajitu Slot Gacor indrajitu sateslot ayambet slot gacor hari ini acong88 ayambet sate slot indrajitu megaforwin nasgorbet Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot https://103.123.158.92/vvip/ Ayambet Indrajitu Megaforwin Sateslot Bimatoto Plnslot Buditogel Nasgorbet Acong88 Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Plnslot Sateslot Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot gacor slot terpercaya sibela Indrajitu Indrajitu