LOMBOK TENGAH, WNN.CO.ID – Libin Micanek, asal Ceko, pelatih dari crosser Desa Tetebatu mengungkapkan, keberadaan Sirkuit Lantan 459 dan Sirkuit Mandalika, menjadi nilai plus di Provinsi NTB. Sehingga, Provinsi NTB semakin mantap menjadi pusat sport tourism di Indonesia.
Apa yang disampaikan Libin Micanek cukup beralasan, mengingat setiap kejuaraan nasional (Kejurnas) baik motocross maupun MotoGP, dan event sejenis lainnya selalu sukses digelar.
Terbukti pada event Kejurnas Grasstrack Region 3 (Bali-NTB-NTT) putaran IV yang berlangsung di Sirkuit Lantan 459 International Motocross Circuit, Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), pada Sabtu-Minggu (26-27/8/2023), sukses digelar.
Bahkan, bagi para pelaku UMKM yang ada di Desa Lantan selama digelarnya event tersebut, kecipratan berkahnya. Hal itu diakui Kepala Desa Lantan, Herwandi.
Herwandi mengungkapkan, pedagang di sekitar area acara berhasil meraih keuntungan yang signifikan. Pada malam pertama menjelang acara, para pedagang berhasil meraup keuntungan mencapai hingga Rp400 ribu.
Event ini menurut Herwandi, tidak hanya sebagai pertandingan olah raga bergengsi semata, tetapi juga bisa menarik wisatawan untuk mengenal keindahan Lombok Tengah, terutama Desa Lantan dan desa-desa sekitarnya.
Sementara itu, Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat menutup Kejurnas Grasstrack Region 3 tersebut berharap, dengan semakin maraknya event balap yang digelar di NTB, akan banyak para pembalap motocross lokal yang lahir.
‘’Bibit-bibit crosser kita banyak sekali di NTB ini. Dengan event yang teratur, Insya Allah suatu saat nanti akan banyak crosser-crosser dunia yang berasal dari NTB,’’ harap Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah.
Kejurnas Grasstrack Motocross tersebut sendiri digelar atas kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Pemkab Loteng) dengan Bank NTB Syariah. Event tersebut diikuti oleh lebih dari 100 peserta dari 3 daerah di Indonesia yaitu; Bali, NTB dan NTT, serta turut diramaikan oleh sejumlah crosser muda asal Pulau Lombok.
Kehadiran para crosser asal Pulau Lombok ini berhasil menyemarakkan atmosfer kompetisi dan memberikan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Pulau Lombok.(wnn05)







