Akses Distribusi Hasil Panen Warga Terancam, Gubernur Iqbal Kebut Perbaikan Jalan Lenangguar–Lunyuk

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat meninjau langsung kondisi longsor di ruas jalan Lenangguar–Lunyuk, di Kabupaten Sumbawa, Sabtu (9/5/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat meninjau langsung kondisi longsor di ruas jalan Lenangguar–Lunyuk, di Kabupaten Sumbawa, Sabtu (9/5/2026).

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal menargetkan penanganan jalan Lenangguar–Lunyuk di Kabupaten Sumbawa rampung pada akhir Mei 2026. Fokus utama pada mitigasi longsor, drainase, dan konektivitas ekonomi masyarakat.

SUMBAWA, WNN.CO.ID – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ke depan harus mengedepankan mitigasi risiko bencana sekaligus menjaga konektivitas ekonomi masyarakat.

Penegasan itu disampaikan saat ia meninjau langsung progres penanganan ruas jalan Lenangguar–Lunyuk di Kabupaten Sumbawa, pada Sabtu (9/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Iqbal mengecek kondisi badan jalan, titik rawan longsor, sistem drainase, hingga proses penguatan lereng yang masih berlangsung di sejumlah lokasi.

Ruas Lenangguar–Lunyuk sendiri menjadi jalur strategis penghubung wilayah selatan Kabupaten Sumbawa yang menopang mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian antarwilayah.

Di lapangan, sejumlah alat berat terlihat melakukan penataan badan jalan, pembersihan material longsor, pemasangan bronjong, hingga pembangunan saluran drainase pada titik-titik rawan pergeseran tanah.

Gubernur Iqbal meminta seluruh proses penanganan dipercepat dan ditargetkan rampung pada akhir Mei 2026.
“30 Mei ini harus bisa selesai semua. Jangan sampai lewat lagi. Kalau bisa akhir bulan ini sudah siap,” tegasnya.

Saat meninjau salah satu titik longsor, Iqbal menilai kondisi lereng yang labil menjadi penyebab utama kerusakan badan jalan di sejumlah titik.

Menurutnya, longsor tidak hanya menimbun badan jalan, tetapi juga menghambat aktivitas masyarakat dan distribusi logistik.

“Kalau melihat struktur jalan di sini, persoalan utamanya ada pada lereng yang labil. Longsor menimbun badan jalan dan mengganggu akses masyarakat. Karena itu titik-titik rawan harus dipetakan dan ditangani lebih dulu,” ujarnya.

Ia menegaskan pembangunan jalan saat ini tidak cukup hanya berfokus pada pengaspalan, tetapi juga harus memperhitungkan sistem drainase, karakter geografis, dan potensi bencana di sekitar ruas jalan.

Gubernur Iqbal menilai banyak kerusakan jalan selama ini terjadi akibat minimnya saluran air dan lemahnya antisipasi terhadap longsor.

“Sekarang ini drainase wajib dalam desain jalan. Jangan hanya membangun badan jalannya saja, tetapi juga harus menghitung aliran air, kondisi lereng, dan risiko longsor di sekitarnya,” katanya.

Selain fokus pada mitigasi bencana, Iqbal juga menyoroti pentingnya ruas Lenangguar–Lunyuk bagi aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya distribusi hasil pertanian dari wilayah selatan Sumbawa.

Ia meminta percepatan penanganan pada salah satu titik jalan yang dinilai membahayakan kendaraan pengangkut hasil panen.

“Ini berbahaya untuk pengendara, apalagi saat panen raya ketika truk pengangkut hasil pertanian melintas. Kalau bisa besok sudah mulai persiapannya dan minggu depan mulai dikerjakan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pengawas jalan agar tidak hanya memantau permukaan jalan, tetapi ikut memperhitungkan potensi kerusakan di sisi kiri dan kanan ruas jalan.

Menurutnya, penanganan kerusakan sejak dini jauh lebih efisien dibanding membiarkan kerusakan hingga parah.
“Kalau kerusakan ditangani sejak awal, biayanya tidak besar. Tapi kalau dibiarkan sampai parah, anggarannya bisa ratusan juta bahkan miliaran rupiah,” ujarnya.

Menindaklanjuti arahan gubernur, jajaran teknis Dinas PUPR NTB memastikan percepatan pekerjaan terus dilakukan sesuai target penyelesaian akhir Mei 2026.

Selain itu, Pemerintah Provinsi NTB juga berkomitmen memperkuat sistem pemeliharaan jalan provinsi melalui dukungan anggaran dan pengadaan alat pemeliharaan secara bertahap.

Gubernur Iqbal menilai anggaran pemerintah seharusnya lebih banyak digunakan untuk membuka konektivitas baru dan memperkuat akses ekonomi masyarakat, bukan terus-menerus habis untuk memperbaiki kerusakan yang sebenarnya bisa dicegah sejak awal.

“Lebih baik anggaran kita dipakai membuka keterhubungan wilayah dan memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian,” katanya.

Sebagai informasi, ruas Lenangguar–Lunyuk merupakan bagian dari proyek long segment jalan provinsi di Kabupaten Sumbawa dengan panjang penanganan sekitar 61 kilometer.

Proyek tersebut dibiayai melalui APBD Provinsi NTB senilai sekitar Rp19 miliar dan ditargetkan selesai pada akhir Mei 2026.(wnn02)

Berita Terkait

173.706 Narapidana Terima Remisi HUT ke-81 RI, Bupati Lombok Timur Tekankan Kesempatan untuk Berubah
Anggaran Tanah KSB Melonjak Rp163 Miliar, FPT Laporkan Dugaan Korupsi ke Polres
Simpan Sabu 26,44 Gram di Hotel, Terduga Pengedar Diciduk Polisi di Sambelia Lombok Timur
212 Penumpang Berhasil Dievakuasi, Lima Orang Masih Dicari Usai KMP Putri Yasmin Terbakar
173 Orang Dievakuasi dari KMP Putri Yasmin yang Terbakar, Tim SAR Masih Cari Korban Lain
KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Kapal dan Helikopter Dikerahkan Evakuasi Penumpang
Jaga Rinjani dari Karhutla, Polsek Sembalun Ingatkan Pendaki Soal Puntung Rokok hingga Api Unggun
Bukan Sekadar Festival, Jeruk Manis Merawat Tradisi dan Kemandirian di Kaki Rinjani

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:02 WIB

173.706 Narapidana Terima Remisi HUT ke-81 RI, Bupati Lombok Timur Tekankan Kesempatan untuk Berubah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Anggaran Tanah KSB Melonjak Rp163 Miliar, FPT Laporkan Dugaan Korupsi ke Polres

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Simpan Sabu 26,44 Gram di Hotel, Terduga Pengedar Diciduk Polisi di Sambelia Lombok Timur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:02 WIB

212 Penumpang Berhasil Dievakuasi, Lima Orang Masih Dicari Usai KMP Putri Yasmin Terbakar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:07 WIB

173 Orang Dievakuasi dari KMP Putri Yasmin yang Terbakar, Tim SAR Masih Cari Korban Lain

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:07 WIB

Jaga Rinjani dari Karhutla, Polsek Sembalun Ingatkan Pendaki Soal Puntung Rokok hingga Api Unggun

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:02 WIB

Bukan Sekadar Festival, Jeruk Manis Merawat Tradisi dan Kemandirian di Kaki Rinjani

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Bukit Terengan Lombok Utara, Begini Awal Penemuannya

Berita Terbaru

Indrajitu Slot Indrajitu Slot Gacor indrajitu sateslot ayambet slot gacor hari ini acong88 ayambet sate slot indrajitu megaforwin nasgorbet Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot https://103.123.158.92/vvip/ Ayambet Indrajitu Megaforwin Sateslot Bimatoto Plnslot Buditogel Nasgorbet Acong88 Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Plnslot Sateslot Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot gacor slot terpercaya sibela Indrajitu Indrajitu