MATARAM, WNN.CO.ID – Satu hal yang perlu diperhatikan dalam mengurangi angka stunting di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yakni dengan mengubah persepsi atau mindset masyarakat.
Pasalnya, jika pemerintah hanya memberikan bantuan tanpa merubah pola pikir masyarakat, maka yang terjadi adalah bantuan tersebut dikonsumsi dengan cara yang tidak tepat.
Dan yang dilakukan saat ini sebagai upaya pencerdasan masyarakat. Ini tentu membutuhkan upaya yang sungguh-sungguh dan konsisten, berkesinambungan serta berkelanjutan.
Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati mengatakan bahwa membantu pemerintah dalam menurunkan angka stunting sangatlah penting. Berbagai upaya sudah dilakukan pemerintah seperti penyuluhan, pemberian telur, bahkan sampai dengan sekolah-sekolah melaksanakan gerakan bakti stunting dengan melakukan gerakan pengumpulan telur untuk anak-anak stunting di NTB.
‘’Yang kita lakukan saat ini adalah bentuk penguatan dan support para orang tua, para kader yang hadir, agar ke depan menjadi orang tua yang cerdas dalam mengasuh anaknya. Pemerintah Provinsi NTB telah melakukan pertemuan dengan berbagai pihak untuk bergotong royong membantu masyarakat, dengan demikian perhatian pemerintah akan tertuju kepada masyarakat,’’ kata Hj Niken Saptarini Widyawati di sela-sela acara Launcing Dapur Sehat Pita Putih Indonesia didampingi Ketua PPI dan TP PKK Kota Mataram, Hj Waridah Mujiburahman, di Balai Nusantara, Lingkungan Taman Baru Kota Mataram, Sabtu (12/8/2023).(wnn01)







