JAKARTA, WNN.CO.ID – Pertandingan Indonesia Basketball League (IBL) 2024, di Tennis Indoor Stadium Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, pada Sabtu malam (20/1/2024), mempertemukan antara Pelita Jaya Bakrie Jakarta versus Satria Muda Pertamina.
Dalam pertandingan tersebut, Satria Muda Pertamina berhasil mengalahkan Pelita Jaya Bakrie Jakarta di kandang sendiri. Di mana, Satria Muda Pertamina menang dengan skor 100-77 atas Pelita Jaya Bakrie Jakarta. Tuan rumah gagal mengantisipasi serangan Satria Muda Pertamina, khususnya dari tembakan three point. Sehingga Satria Muda Pertamina mencetak 15 kali three point dari 32 attempt.
Pelita Jaya Bakrie Jakarta baru bergerak setelah coach mau mencoba memainkan semua pemain lokal. Mengeluarkan Shaw dan Davis dari permainan. Mereka beristirahat cukup lama, hampir dua menit di akhir kuarter ketiga. Di saat itu, Pelita Jaya Bakrie Jakarta memotong margin hingga tersisa 11 angka (65-76) di kuarter ketiga.
Ketika Satria Muda Pertamina kembali memasukkan tim inti di kuarter keempat, Pelita Jaya Bakrie Jakarta kocar-kacir. Di lima menit terakhir, Satria Muda Pertamina unggul 27 angka (92-65) melalui Dame Diagne. Dia menyelamatkan tembakan tiga angka Davis yang gagal. Dame memenangkan Offensive Rebound dan memasukkan bola. Dengan keunggulan sebanyak itu, Satria Muda Pertamina berhasil mengamankan kemenangan.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo hadir menyaksikan langsung pertandingan Indonesia Basketball League (IBL) 2024 yang mempertemukan antara Pelita Jaya Bakrie Jakarta versus Satria Muda Pertamina.
Menpora Dito tiba di Tennis Indoor Stadium GBK Senayan dengan mengenakan sweater berwarna hitam dan langsung menuju kursi VIP. Menpora Dito menyaksikan laga tersebut bersama Direktur IBL, Junas Miradiarsyah. Menpora Dito tampak menikmati keseruan kedua tim yang saling kejar-kejaran poin. Pertarungan yang berlangsung sengit dimenangkan Satria Muda Pertamina dengan skor 100- 77.
Menpora Dito mengaku terkesan dengan sistem home and away yang saat ini mulai dijalankan di IBL 2024. Menurutnya, sistem home and away ini sangat bagus dalam meningkatkan local pride. ‘’Jadi, nantinya dengan sistem home and away ini, IBL akan memiliki penonton yang lebih banyak lagi dan semakin banyak daerah yang kebagian menggelar pertandingan IBL,’’ kata Menpora Dito.
Dengan hal ini, lanjut Menpora Dito, sangat bagus buat mensosialisasikan dan juga pemerataan cabang olahraga (cabor) basket. Dan nantinya akan berdampak pada pembinaan dan juga scouting di daerah. Menurut Menpora Dito, dengan sistem home dan away ini juga akan merangsang potensi industri dari cabor basket. ‘’Paling tidak investor lokal akan berminat untuk berinvestasi di industri basket. Dan pemerintah akan mendukung hal ini,’’ ucap Menpora Dito.(wnn01)







