JAKARTA, WNN.CO.ID – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo bertanding one on one melawan pebasket sombong Denny Sumargo, di Lapangan Basket Kantor Kemenpora, pada Selasa malam (13/2/2024).
Sesaat sebelum memulai pertandingan, Denny mengatakan bahwa dirinya sedang berada di Kantor Kemenpora untuk menjajal lapangan basket Kemenpora. ”Jadi, saya izin hari ini untuk mengajak Mas Menteri bermain basket. Oke, mari kita langsung ke lapangan. Kita lihat Mas Menteri menunjukkan skill-nya. Karena banyak yang penasaran Mas Menteri bisa gak main basket,” kata Denny.
Pada pertandingan tersebut, Menpora Dito mendapatkan bola terlebih dahulu. Baik Denny dan Menpora Dito saling unjuk skill dengan melakukan 3 points shot. Denny terus melancarkan tembakannya. Denny menjadi semakin di atas angin dengan berhasilnya mendapatkan 5 poin melalui tembakan dari tengah lapangan.
Denny menunjukkan kebolehan dengan membelakangi ring basket dan mencoba melemparnya di tengah lapangan. Meski tidak melihat dan hanya melempar bola tersebut dengan akurat masuk ke dalam ring.
Keadaan mulai menyusul dengan cetakan poin dari Menpora Dito yang pelan tapi pasti, hingga dirinya berhasil mencetak 3 points shot. Di pertandingan ini, Menpora Dito banyak menampilkan skill individu meski pertandingan dimenangkan Denny Sumargo dengan skor akhir 21 – 14.
Usia pertandingan, Denny Sumargo memberikan pertanyaan seputar olahraga di Indonesia. ”Kalau sekarang, Mas Menpora melihat apa yang perlu diperkuat untuk olahraga kita?,” tanya Denny kepada Menpora Dito.
”Pastinya kalau secara garis besar olahraga itu saya bagi dua ada olahraga yang memang memiliki potensi industri dan ada olahraga untuk kebanggaan negara (prestasi). Ini harus kita bikin edukasinya juga,” jawab Menpora Dito.
Denny pun lanjut memberikan pertanyaan berikutnya. ”Tapi masa depan kita di daerah bagaimana?,” tanya Denny lagi.
”Menurut saya talent scouting sudah dilakukan merata di daerah, makanya kita mengadakan kejuaraan Antar Kampung (Tarkam). Ada beberapa cabang di kejuaraan Tarkam seperti bola basket, bola voli, tenis meja, bulutangkis dan atletik,” ujar Menpora Dito.
”Hal ini menandakan bahwa pemerintah hadir, membantu dan melihat potensi-potensi atlet di daerah dan ini nanti kita bekerjasama dengan federasi sebagai talent scouting untuk mencari potensi atlet nasional,” sambung Menpora Dito.(wnn01)







