JAKARTA, WNN.CO.ID – Belajar dari apa yang terjadi (kisruh) di Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau, membuat Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti angkat bicara.
Di mana, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menilai pentingnya menggunakan model pendekatan public, privat and people partnership dalam konteks pembangunan di suatu wilayah.
‘’Itulah perlunya sistem bernegara di Indonesia kembali kepada Pancasila, dengan membuka ruang bagi Utusan-Utusan untuk duduk di MPR, sebagai lembaga penjelmaan rakyat,’’ kata LaNyalla, di Jakarta, Minggu (10/9/2023).
Dengan adanya MPR sebagai penjelmaan kedaulatan rakyat, lanjut LaNyalla, seluruh komponen dapat terlibat secara utuh dalam menyusun rencana pembangunan Indonesia.
‘’Karena di MPR juga akan ada utusan dari Kerajaan dan Kesultanan Nusantara serta masyarakat adat yang nantinya akan terlibat dalam merumuskan pembangunan serta arah perjalanan bangsa ke depan,’’ ujarnya.(wnn01)







