JAKARTA, WNN.CO.ID – Haris Pertama selaku juru bicara (Jubir) Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar – Mahfud berharap kepada para relawan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Sragen, Jawa Tengah (Jateng) dan di manapun berada untuk harus tetap solid dan tidak terpancing dengan cara-cara receh dan menyimpang dari lawan.
Hal tersebut penting disampaikan Haris mengingat mendekati masa kampanye ini, sudah mulai bermunculan cara-cara kampanye yang aneh di lapangan. Seperti yang terjadi di Sragen, Jawa Tengah. Di mana, sekelompok orang yang mengaku relawan Ganjar – Mahfud beralih dukungan ke Prabowo – Gibran.
Namun ketika berkoordinasi dengan para relawan Ganjar – Mahfud di Sragen, Jateng, mereka dengan jelas tidak mengenali orang-orang yang ada dalam video yang beredar tersebut.
Jadi, menurut Haris, anggap saja cara-cara ini adalah model kampanye negatif. Bahkan, Haris menduga bahwa mereka itu adalah orang-orang bayaran yang dengan sengaja mencoba membuat framing negatif terhadap Ganjar – Mahfud.
‘’Jika memang ada temuan agenda setting yang jahat ini, maka kita serahkan saja pengusutannya kepada pihak yang berwenang. Lagi pula, jika alasan mereka pindah dukungan hanya karena program visi misi tentang kesehatan, tentu mereka bisa membandingkan dengan visi misi Ganjar – Mahfud berkaitan dengan sektor kesehatan,’’ kata Haris dalam keterangan resminya, di Jakarta, Senin (27/11/2023).
Haris mengungkapkan, Ganjar – Mahfud mempunyai banyak program yang berpihak kepada rakyat. Tidak hanya bersifat instan, namun juga mengedepankan aspek pengembangan dan kemandirian bagi masyarakat.
Misalnya saja, Ganjar – Mahfud mendorong program 1 Desa – 1 Puskesmas – 1 tenaga kesehatan (Nakes). Kemudian program Kampung Sehat. Program ini untuk menjaga kesehatan masyarakat, karena mencegah itu lebih baik dari mengobati. ‘’Pak Ganjar – Mahfud mempunyai program kesehatan yang sangat pro rakyat,’’ ucap Haris.(wnn01)







