JAKARTA, WNN.CO.ID – Wakil Presiden (Wapres), KH Ma’ruf Amin pun berharap, digitalisasi daerah mendukung pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan pengembangan produk dalam negeri, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.
”Ke depan, pemanfaatan teknologi digital juga diharapkan akan dapat meningkatkan kualitas belanja pemerintah daerah (Pemda), termasuk untuk mendukung pemberdayaan UMKM dan pengembangan produk dalam negeri,” kata Wapres Ma’ruf Amin ketika menghadiri secara virtual Rapat Koordinasi Nasional Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Rakornas P2DD), Selasa (3/10/2023).
Pada Rakornas P2DD yang mengangkat tema ”Sinergi Nasional Akselerasi Digitalisasi Daerah untuk Indonesia Maju”, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto selaku Ketua Satgas P2DD menyampaikan, Rakornas P2DD bertujuan untuk mensinergikan inovasi, inisiatif, serta kebijakan beberapa kementerian dan lembaga untuk mendukung penguatan kebijakan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.
”Yang perlu menjadi perhatian kita adalah implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Kemudian penguatan ekosistem sistem ETPD ini seperti digitalisasi antara pemda, Korlantas (Korp Lalu Lintas), dan market place dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor secara elektonik,” katanya.
Untuk menguatkan P2DD, Airlangga mendorong Bank Pembangunan Daerah (BPD) agar menyediakan layanan digital yang mendukung pelayanan retribusi dan pajak daerah. ”Saat ini, 24 dari 27 BPD yang memiliki layanan digital banking, namun yang memiliki QRIS baru 19 BPD. Kemudian sebanyak 261 Pemda (48,2%) yang masih mengalami kendala infrastruktur perbankan yang menjadi kendala implementasi ETPD,” ujarnya.
Oleh sebab itu, Airlangga meminta seluruh pemangku kepentingan terkait, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendukung penguatan digitalisasi perbankan dan sistem informasi Pemda. ”Selanjutnya untuk mendukung inovasi dalam kebijakan P2DD, Satgas tentu (harus) bekerja sama dengan berbagai lembaga internasional,” ucapnya.
Pada Rakornas kali ini, Satgas P2DD memberikan penghargaan atas kinerja Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2023 dalam 3 (tiga) kategori, yaitu TP2DD Provinsi, Kabupaten, Kota Terbaik; Program Unggulan Terbaik; dan Bank Pembangunan Daerah Terbaik.
Adapun TP2DD Provinsi Terbaik diraih Provinsi Riau, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua Barat. TP2DD Kota Terbaik diraih Kota Bogor, Tarakan, Makassar, dan Jayapura. TP2DD Kabupaten Terbaik diraih Kabupaten Kampar, Ciamis, Kutai Kartanegara, Bone Bolango, dan Manokwari.
Sedangkan untuk penghargaan Program Unggulan P2DD Provinsi Terbaik diraih Provinsi Sulawesi Selatan ”Sulsel in Your Hand”, Program Unggulan P2DD Kota Terbaik diraih Kota Makassar ”Sombere & Smart City”, serta Program Program Unggulan P2DD Kabupaten Terbaik diraih Kabupaten Kutai Kartanegara ”Si Pajol Betijak”. Terakhir, untuk kategori Bank Pembangunan Daerah Terbaik dalam mendukung P2DD 2023 diraih oleh Bank DKI.
Hadir pada acara ini, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo; Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar; Sekretaris Jenderal Kemendagri, Suhajar Diantoro serta para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota se-Indonesia.(wnn01)







