SUBANG, WNN.CO.ID – Di tengah pro kontra yang menghiasi riak-riak politik Indonesia saat ini, Cakrabuana Indonesia Bersatu (CIB) Subang Institute fokus mendorong politik gagasan yakni politik kualitatif.
Ketua DPC Cakrabuana Indonesia Bersatu (CIB) Subang Institute, Wawan Setiawan mengatakan bahwa CIB Subang Institute pada masa pemerintahan periode mendatang mendorong masalah-masalah reforma agraria di Tanah Air teratasi dengan baik.
CIB Subang Institute menekankan kepada pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) yang dinyatakan lolos oleh KPU, harus berkompetisi secara manipolis dan mengedepankan politik gagasan.
Karena yang terpenting adalah bagaimana masyarakat menentukan pilihan di Pemilu 2024, yang membawa Indonesia mampu menghadapi masalah-masalah global dan nasional.
‘’DPC CIB Kabupaten Subang akan mendukung secara total Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka sebagai calon presiden dan calon wakil presiden Indonesia 2024 – 2029,’’ kata Wawan Setiawan dalam keterangan tertulis yang dikirim ke Redaksi WNN.CO.ID, Senin (20/11/2023).
Wawan Setiawan menjelaskan bahwa situasi sekarang ini ada yang terlupakan dari riak-riak politik hari ini, yaitu hanya sebatas kuantitatif, tetapi lupa pada hal urgensi yang kualitatif.
Hal itu dibuktikan dengan maraknya masalah global dan nasional yang seperti geopolitik global yang kian memanas, krisis pangan dan energi di depan mata, reforma agraria, bonus demografi, persoalan pendidikan, pengangguran, disrupsi teknologi, krisis air bersih di beberapa daerah, ketimpangan sosial, kenaikan harga kebutuhan pokok, krisis lingkungan, masalah stunting, dan masih banyak lagi masalah lainnya.
Di atas segalanya, kehidupan demokrasi politik hari ini tidak bisa dijauhkan dari urat nadi penderitaan rakyat. Oleh sebab itu, CIB Subang Institute menekankan kepentingan organisasi adalah memastikan pemimpin ke depan memiliki program terkait masalah reforma agraria.
Kepentingan CIB Subang Institute dalam politik 2024 adalah mendorong Manifesto Reforma Agraria sebagai jalan keluar dari penguatan kedaulatan pangan dalam kerangka membangun posisi tawar petani sehingga tercipta petani yang berdaulat dan akan ditawarkan kepada para calon presiden dan wakil presiden, termasuk para calon legislatif dan kepala daerah.(wnn54)







