JAKARTA, WNN.CO.ID – Bukan Ganjar Pranowo namanya jika tidak peduli dengan rakyat bawah. Makanya, ketika debat capres yang berlangsung di Istora Senayan Jakarta pada Minggu malam (7/1/2024), walaupun temanya tingkat tinggi, soal pertahanan, keamanan dan politik luar negeri, namun hanya capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo yang sanggup memikirkan hubungan antara pertahanan dan keamanan negara dengan keberlangsungan ekonomi di negeri ini.
Penjelasan Ganjar pun sangat sederhana dan masuk akal, yakni jika situasi dan kondisi Indonesia damai dan tentram, maka kondisi ekonomi pun akan berjalan baik dan hal ini akan menjadi kondusif bagi para pelaku usaha dan investor. ‘’Seperti yang sudah sering kita dengar, Pak Ganjar sangat serius ingin membuka jutaan lapangan kerja baru agar bisa menampung lonjakan tenaga-tenaga kerja baru, yakni anak-anak muda kita,’’ kata Haris Pertama selaku juru bicara (Jubir) Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar – Mahfud dalam keterangan resminya, Selasa (9/1/2024).
Haris menjelaskan, pada debat capres Minggu malam itu, selain isu pertahanan dan sebagainya, Ganjar juga menekankan bahwa tujuan terpenting adalah pertumbuhan ekonomi 7 persen. Dengan pertumbuhan tinggi, selain alokasi anggaran pertahanan bisa dinaikan menjadi 1-2 persen dari PDB, pembukaan jutaan lapangan kerja juga menjadi lebih terjamin.
Bahkan lanjut Haris, Ganjar juga mengingatkan infrastruktur diplomasi harus diperkuat untuk mendukung pencapaian kepentingan-kepentingan ekonomi nasional, salah satunya mengatasi masalah pengangguran. Selain itu, dengan adanya redefinisi politik luar negeri, setidaknya akan bisa menggenjot investasi. Mengingat rakyat butuh lapangan kerja lebih banyak. Karenanya, investasi pun harus lebih banyak.
Harapannya, lanjut Haris, jika semua ini bisa terlaksanakan dan berjalan, maka rasanya kemajuan dan kesejahteraan Indonesia akan bisa segera tercapai. ‘’Kalau Indonesia sudah aman dan damai, maka kita semua bisa santai berpikir, bisa bersemangat dan giat bekerja, ekonomi menjadi baik, dan akhirnya Indonesia menjadi sejahtera, serta jutaan lapangan kerja akan tercipta,’’ jelas Haris.(wnn01)







