LOMBOK TIMUR, WWN.CO.ID – Sekretaris Daerah Lombok Timur (Sekda Lotim), HM Juaini Taofik mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim) untuk menyelesaikan pinjaman pada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sesuai tenggat waktu yang telah disepakati bersama.
‘’Kami mengakui tahun ini kondisi fiskal daerah berat, akan tetapi pembayaran hutang jatuh tempo tetap diutamakan. Hal itu juga untuk menjaga kepercayaan pemberi pinjaman,’’ kata Sekda Lotim, HM Juaini Taofik, di hadapan tim PT SMI, di sela-sela menerima kunjungan tim PT SMI, Kamis (27/7/2023).
Seperti diketahui bahwa PT SMI adalah perusahaan yang memberikan pinjaman kepada Pemkab Lotim sebesar Rp155 miliar sejak tahun 2021 lalu. Rombongan PT SMI datang untuk meninjau beberapa infrastruktur yang dibangun Pemkab Lotim dari dana pinjaman tersebut.
Sekda yang didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala BPKAD, dan jajaran Dinas PUPR menjelaskan pula pinjaman senilai Rp155 miliar tersebut telah digunakan untuk mendanai sejumlah pembangunan infrastruktur jalan, saluran irigasi, infrastruktur dan alat kesehatan rumah sakit.
Kepala Divisi Pembiayaan Publik PT SMI, Erdian Dharmaputra menyambut baik komitmen Pemkab Lotim tersebut, apalagi tidak terlalu banyak kendala pada penyelesaian pekerjaan di Lombok Timur. Erdian menegaskan, PT SMI tetap mendukung Pemerintah Daerah (Pemda) dalam upaya percepatan penyelesaian infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Dana pinjaman PT SMI dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur jalan sebesar Rp105 miliar, yaitu untuk satu unit jembatan dan 35 ruas jalan. Sementara untuk jaringan Irigasi sebesar Rp25 miliar, yang terdiri dari enam buah bendungan dan satu ruas saluran irigasi. Tidak hanya meningkatkan kemantapan jalan sampai 18%, pinjaman tersebut juga mendongkrak indeks kinerja sistem irigasi.
Selain itu, sebesar Rp19,8 miliar dialokasikan untuk 5 paket pekerjaan fisik infrastruktur RSUD dr R Soedjono Selong dan 33 jenis alat kesehatan dan pendukungnya, di samping Rp5,2 miliar yang terdiri dari 3 paket pekerjaan fisik infrastruktur Rumah Sakit Lombok Timur beserta 8 jenis alat kesehatan dan pendukungnya.
Pada kesempatan tersebut dipaparkan pula hasil-hasil pembangunan yang didanai program pinjaman pemulihan ekonomi nasional (PEN). Usai pemaparan, agenda dilanjutkan dengan tinjauan lapangan ke beberapa lokasi pembangunan yang didanai dari utang pada PT SMI.(wnn07)







