Jika Ada Indikasi Kenaikan Harga Tiket Tidak Wajar, Senator Mirah Minta Masyarakat Lapor

- Jurnalis

Senin, 3 Maret 2025 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI, Mirah Midadan Fahmid.

Anggota DPD RI, Mirah Midadan Fahmid.

JAKARTA, WNN.CO.ID – Anggota DPD RI Dapil Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Mirah Midadan Fahmid mengajak masyarakat untuk terus memberikan masukan dan melaporkan jika ada indikasi kenaikan harga tiket yang tidak wajar menjelang parayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Ini sebagai bentuk komitmennya untuk terus mengawal kebijakan di sektor transportasi, agar lebih berpihak kepada kepentingan rakyat. ‘’Kita akan terus memperjuangkan kebijakan transportasi yang adil dan merata. Mudik harus menjadi hak semua orang, bukan hanya bagi mereka yang mampu membayar tiket mahal,’’ kata Senator Mirah, dalam keterangan resminya, Senin (3/3/2025).

Senator Mirah mendukung program pemerintah terkait penurunan tarif tiket pesawat domestik menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Menurut Senator Mirah, lonjakan harga tiket yang kerap terjadi menjelang lebaran memberatkan masyarakat, terutama bagi perantau yang ingin pulang ke kampung halaman.

‘’Lebaran adalah momen penting bagi masyarakat kita untuk berkumpul bersama keluarganya. Kenaikan harga tiket yang terlalu tinggi justru menyulitkan mereka yang ingin merayakan hari besar ini di kampung halaman,’’ ujar Senator Mirah.

Setiap tahun menjelang lebaran, harga tiket pesawat domestik mengalami kenaikan signifikan. Permintaan yang tinggi seringkali menjadi alasan utama, di samping terbatasnya jumlah penerbangan di beberapa rute tertentu.

Di beberapa daerah seperti Nusa Tenggara Barat (NTB), lonjakan harga tiket kerap menjadi permasalahan karena jumlah penerbangan masih terbatas, khususnya di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima dan Bandara Sultan Kaharuddin III Sumbawa.

‘’Hanya ada sedikit maskapai yang beroperasi di bandara luar Pulau Lombok. Ini membuat harga tiket tidak kompetitif dan semakin mahal saat musim mudik. Harus ada intervensi agar masyarakat tidak terbebani,’’ tegasnya.

Senator Mirah juga menyoroti kondisi serupa di berbagai wilayah Indonesia, terutama daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses transportasi lain selain pesawat. Ia menekankan bahwa kebijakan pemerintah harus berpihak kepada masyarakat agar perjalanan mudik tetap terjangkau dan nyaman.

Senator Mirah mengusulkan beberapa langkah strategis yang dapat dilakukan untuk mengendalikan harga tiket menjelang lebaran seperti menambah frekuensi penerbangan dan rute baru, pemberian subsidi atau insentif bagi maskapai hingga penguatan infrastruktur bandara di daerah seperti NTB, Sulawesi, dan Kalimantan, untuk menarik lebih banyak maskapai beroperasi.

Senator Mirah berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengendalikan lonjakan harga tiket Jelang lebaran. Menurutnya, kebijakan ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

‘’Kita ingin memastikan bahwa setiap warga negara bisa merasakan kebahagiaan berkumpul dengan keluarga saat lebaran tanpa harus terbebani biaya perjalanan yang tinggi. Pemerintah, maskapai, dan semua pihak harus duduk bersama untuk mencari solusi terbaik,’’ ungkapnya.(wnn01)

Berita Terkait

Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera
PN Cikarang Tolak Seluruh Eksepsi ST Rogaya, Kini Bersiap Hadapi Pembuktian di Persidangan
AJBI Bertemu Wapres Gibran, Dorong Beasiswa Global dan Korporasi Demi Pendidikan Berkualitas di Indonesia
OTT KPK Guncang Lombok Barat, Fauzan Khalid Minta ASN Tetap Profesional dan Layani Warga
Guru Honorer Tercecer dari Database BKN, Fauzan Khalid Desak Sinkronisasi Dapodik dan PPPK
Sidang Kasus ST. Rogaya di PN Cikarang Simpang Siur, Pengadilan Sebut Tertutup, Kejari Akhirnya Klarifikasi Terbuka
STN-LMND Resmi Bentuk Sekretariat Bersama, Fokus Percepat Brigade Pangan dan Koperasi Desa Merah Putih
Mengapa Korupsi Masih Terjadi? Fahri Hamzah: Jawabannya Ada pada Sistem, Bukan Moral

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:30 WIB

Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:07 WIB

PN Cikarang Tolak Seluruh Eksepsi ST Rogaya, Kini Bersiap Hadapi Pembuktian di Persidangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:14 WIB

OTT KPK Guncang Lombok Barat, Fauzan Khalid Minta ASN Tetap Profesional dan Layani Warga

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:02 WIB

Guru Honorer Tercecer dari Database BKN, Fauzan Khalid Desak Sinkronisasi Dapodik dan PPPK

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:03 WIB

Sidang Kasus ST. Rogaya di PN Cikarang Simpang Siur, Pengadilan Sebut Tertutup, Kejari Akhirnya Klarifikasi Terbuka

Senin, 13 Juli 2026 - 13:05 WIB

Dugaan Alamat Fiktif Warnai SPMB SMA Jalur Domisili di NTB, Ombudsman Ungkap Celah Verifikasi

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:01 WIB

STN-LMND Resmi Bentuk Sekretariat Bersama, Fokus Percepat Brigade Pangan dan Koperasi Desa Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:38 WIB

Mengapa Korupsi Masih Terjadi? Fahri Hamzah: Jawabannya Ada pada Sistem, Bukan Moral

Berita Terbaru

Indrajitu Slot Indrajitu Slot Gacor indrajitu sateslot ayambet slot gacor hari ini acong88 ayambet sate slot indrajitu megaforwin nasgorbet Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot https://103.123.158.92/vvip/ Ayambet Indrajitu Megaforwin Sateslot Bimatoto Plnslot Buditogel Nasgorbet Acong88 Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Plnslot Sateslot Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot gacor slot terpercaya sibela Indrajitu Indrajitu