RSUD dr. R. Soedjono Selong bersama Rumah Sakit Universitas Mataram (RS Unram) memperkuat kolaborasi untuk mengembangkan layanan operasi laparoskopi guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Lombok Timur.
LOMBOK TIMUR, WNN.CO.ID – RSUD dr. R. Soedjono Selong terus memperkuat inovasi pelayanan kesehatan dengan menjalin kolaborasi bersama Rumah Sakit Universitas Mataram (RS Unram).
Sinergi tersebut diwujudkan melalui kegiatan visitasi dan kajian pengembangan layanan operasi laparoskopi yang berlangsung pada Selasa (14/7/2026).
Kunjungan tim RS Unram menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang bedah minimal invasif.
Kolaborasi ini juga diharapkan mampu mempercepat pengembangan layanan operasi laparoskopi yang semakin aman, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Selama visitasi, tim RS Unram melakukan observasi serta diskusi mendalam mengenai kesiapan fasilitas, alur pelayanan, sarana dan prasarana kamar operasi, hingga implementasi tindakan laparoskopi yang telah dikembangkan di RSUD dr. R. Soedjono Selong.
Direktur RSUD dr. R. Soedjono Selong, dr. H. Anjasmoro, Sp.Rad, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama antara kedua institusi.
Menurutnya, kolaborasi antarrumah sakit menjadi langkah strategis untuk mempercepat peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui pemanfaatan teknologi medis modern.
“Melalui kegiatan visitasi ini, kami dapat saling bertukar pengalaman dalam pengembangan layanan bedah minimal invasif, khususnya operasi laparoskopi. Kami berharap pelayanan ini dapat terus berkembang sehingga masyarakat mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan dengan teknologi yang lebih maju,” ujarnya.
Selain melakukan peninjauan fasilitas, tim RS Unram juga berdiskusi bersama jajaran manajemen, dokter spesialis bedah, dokter anestesi, serta tim kamar operasi RSUD dr. R. Soedjono Selong.
Pembahasan mencakup berbagai aspek pelaksanaan operasi laparoskopi, mulai dari persiapan pasien, prosedur tindakan, hingga evaluasi pascaoperasi sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.
Operasi laparoskopi sendiri merupakan metode bedah minimal invasif yang dilakukan menggunakan kamera dan instrumen khusus melalui sayatan berukuran kecil.
Teknik ini menawarkan berbagai keuntungan bagi pasien, di antaranya luka operasi yang lebih kecil, rasa nyeri yang cenderung lebih ringan, masa pemulihan yang lebih cepat, serta risiko komplikasi tertentu yang lebih rendah dibandingkan metode bedah konvensional.
Komitmen RSUD dr. R. Soedjono Selong dalam mengembangkan layanan laparoskopi menjadi salah satu langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan bedah modern yang aman, efektif, dan berkualitas.
Pengembangan layanan ini juga sejalan dengan upaya rumah sakit dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap teknologi kesehatan yang semakin maju.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan dengan RS Unram dan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan lainnya, RSUD dr. R. Soedjono Selong optimistis dapat terus meningkatkan kompetensi tenaga medis, memperkuat kualitas pelayanan, serta memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Lombok Timur dan sekitarnya.(wnn07)







