Dari Bupati hingga DPR RI, Perjalanan Fauzan Khalid Dimulai dari ‘Politik Tanpa Mahar’

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, H. Fauzan Khalid saat menjadi pembicara Bimtek Anggota DPRD Fraksi NasDem Provinsi, Kabupaten dan Kota serta Pendidikan Politik Struktur Partai NasDem se-Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat, di Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, H. Fauzan Khalid saat menjadi pembicara Bimtek Anggota DPRD Fraksi NasDem Provinsi, Kabupaten dan Kota serta Pendidikan Politik Struktur Partai NasDem se-Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat, di Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Anggota DPR RI, H. Fauzan Khalid mengungkap alasan bergabung dengan Partai NasDem. Ia menilai slogan “politik tanpa mahar” benar-benar diterapkan, bahkan sejak Pilkada 2019.

JAKARTA, WNN.CO.ID – Fauzan Khalid menegaskan bahwa keputusannya bergabung dengan Partai NasDem bukan tanpa alasan. Ia mengaku tertarik karena slogan “politik tanpa mahar” yang dinilai benar-benar diterapkan, bukan sekadar jargon politik.

Pernyataan itu disampaikan Fauzan Khalid saat menjadi pembicara Bimtek Anggota DPRD Fraksi NasDem Provinsi, Kabupaten dan Kota serta Pendidikan Politik Struktur Partai NasDem se-Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat, di Jakarta, pada Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, pengalaman pribadi menjadi bukti nyata bahwa komitmen tersebut dijalankan secara konsisten, termasuk dalam momentum politik seperti Pemilu dan Pilkada.

“Saat saya dicalonkan sebagai Bupati Lombok Barat pada Pilkada 2019, saya belum menjadi kader. Tapi tidak ada satu rupiah pun mahar yang diminta,” ujar Fauzan Khalid.

Fauzan Khalid mengungkapkan, sebelum terjun ke dunia politik praktis, ia tidak pernah menjadi anggota partai. Namun, pengalamannya saat diusung sebagai calon kepala daerah menjadi titik balik.

Ia bahkan langsung menerima Surat Keputusan (SK) pencalonan dari DPP NasDem tanpa proses transaksional.

“Sejak saat itu saya mulai simpati, dan akhirnya memutuskan menjadi kader,” ungkapnya.

Setelah menjabat sebagai Bupati Lombok Barat selama dua periode (2016–2024), Fauzan Khalid maju sebagai calon anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) NTB II/Pulau Lombok pada Pemilu 2024 dan berhasil terpilih.

Kini, ia duduk di Komisi II DPR RI yang membidangi urusan pemerintahan, kepemiluan, dan pertanahan. Di internal partai, Fauzan Khalid juga dipercaya sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Partai NasDem untuk Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam forum tersebut, Fauzan Khalid juga menekankan pentingnya sinergi antara anggota legislatif di daerah dengan pemerintah daerah.

Ia mendorong anggota DPRD Fraksi NasDem untuk aktif berkomunikasi dengan kepala daerah guna memahami prioritas pembangunan.

“Program kerja harus selaras dengan kebutuhan daerah. Komunikasi dengan anggota DPR RI juga penting agar kebijakan bisa terintegrasi,” jelasnya.

Menatap Pemilu 2029, Fauzan Khalid mengingatkan bahwa komposisi pemilih akan didominasi generasi muda, khususnya Gen Z.

Karena itu, ia mendorong kader Partai NasDem untuk mulai membangun pendekatan yang relevan dengan karakter generasi tersebut.

“Buat wadah atau komunitas sesuai minat mereka. Mulai dari hal kecil, karena dampaknya akan terasa di 2029,” ujarnya.

Dengan strategi yang lebih adaptif dan pendekatan yang dekat dengan generasi muda, Fauzan Khalid optimistis Partai NasDem bisa memperluas basis dukungan di masa depan.(wnn01)

Berita Terkait

Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera
PN Cikarang Tolak Seluruh Eksepsi ST Rogaya, Kini Bersiap Hadapi Pembuktian di Persidangan
AJBI Bertemu Wapres Gibran, Dorong Beasiswa Global dan Korporasi Demi Pendidikan Berkualitas di Indonesia
OTT KPK Guncang Lombok Barat, Fauzan Khalid Minta ASN Tetap Profesional dan Layani Warga
Raker APPSI 2026 di NTB: Para Gubernur Satukan Langkah Perkuat UMKM dan Fiskal Daerah Menuju Indonesia Maju
Guru Honorer Tercecer dari Database BKN, Fauzan Khalid Desak Sinkronisasi Dapodik dan PPPK
Sidang Kasus ST. Rogaya di PN Cikarang Simpang Siur, Pengadilan Sebut Tertutup, Kejari Akhirnya Klarifikasi Terbuka
Setelah Dikunjungi Presiden, Kini NTB Dipercaya Jadi Tuan Rumah Raker APPSI 2026

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:30 WIB

Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:07 WIB

PN Cikarang Tolak Seluruh Eksepsi ST Rogaya, Kini Bersiap Hadapi Pembuktian di Persidangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:14 WIB

OTT KPK Guncang Lombok Barat, Fauzan Khalid Minta ASN Tetap Profesional dan Layani Warga

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:02 WIB

Guru Honorer Tercecer dari Database BKN, Fauzan Khalid Desak Sinkronisasi Dapodik dan PPPK

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:03 WIB

Sidang Kasus ST. Rogaya di PN Cikarang Simpang Siur, Pengadilan Sebut Tertutup, Kejari Akhirnya Klarifikasi Terbuka

Senin, 13 Juli 2026 - 13:05 WIB

Dugaan Alamat Fiktif Warnai SPMB SMA Jalur Domisili di NTB, Ombudsman Ungkap Celah Verifikasi

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:01 WIB

STN-LMND Resmi Bentuk Sekretariat Bersama, Fokus Percepat Brigade Pangan dan Koperasi Desa Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:38 WIB

Mengapa Korupsi Masih Terjadi? Fahri Hamzah: Jawabannya Ada pada Sistem, Bukan Moral

Berita Terbaru

Indrajitu Slot Indrajitu Slot Gacor indrajitu sateslot ayambet slot gacor hari ini acong88 ayambet sate slot indrajitu megaforwin nasgorbet Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot https://103.123.158.92/vvip/ Ayambet Indrajitu Megaforwin Sateslot Bimatoto Plnslot Buditogel Nasgorbet Acong88 Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Plnslot Sateslot Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot gacor slot terpercaya sibela Indrajitu Indrajitu