MATARAM, WNN.CO.ID – Momentum Lebaran Topat 2026 di Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menghadirkan lonjakan wisatawan ke berbagai destinasi favorit, terutama kawasan pantai.
Untuk memastikan perayaan tetap aman dan nyaman, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTB menyiagakan personel di sejumlah titik wisata strategis, pada Sabtu (28/3/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat yang memadati lokasi wisata, baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa.
Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol Boyke F. S. Samola, turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan personel sekaligus memberikan arahan kepada anggota yang bertugas.
Ia menekankan pentingnya kewaspadaan serta peran aktif aparat dalam menjaga keselamatan pengunjung selama berlangsungnya tradisi Lebaran Topat.
“Seluruh personel agar terus memberikan imbauan keselamatan kepada masyarakat sejak pagi hingga kegiatan selesai. Laksanakan langkah antisipasi secara maksimal guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, terutama yang dapat menimbulkan korban jiwa,” tegasnya.
Pengamanan difokuskan pada kawasan wisata yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung, terutama pantai-pantai yang menjadi destinasi unggulan saat Lebaran Topat.
Kehadiran personel di lapangan tidak hanya untuk pengawasan, tetapi juga memberikan edukasi keselamatan kepada masyarakat, seperti menghindari berenang di zona berbahaya, mengawasi anak-anak saat bermain di pantai, mematuhi arahan petugas.
Tradisi Lebaran Topat merupakan salah satu momen budaya yang selalu dinantikan masyarakat NTB. Karena itu, pengamanan maksimal menjadi kunci agar perayaan tetap berjalan lancar tanpa insiden.
Ditpolairud Polda NTB memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menikmati liburan dengan rasa tenang.(wnn01)







