Laporkan Kekerasan Cukup dari HP, Pemprov NTB Segera Luncurkan Aplikasi Aduan Cepat

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat bahas peluncuran aplikasi aduan cepat untuk penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Suasana rapat bahas peluncuran aplikasi aduan cepat untuk penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

MATARAM, WNN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) segera meluncurkan aplikasi layanan aduan cepat untuk menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Inovasi ini dihadirkan sebagai respons atas meningkatnya angka kekerasan yang terjadi di NTB dalam beberapa tahun terakhir.

Aplikasi yang dikembangkan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak ini akan terintegrasi dengan sistem pelaporan cepat, nomor darurat, serta jaminan keamanan identitas pelapor.

Langkah ini dinilai mendesak, mengingat kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di NTB masih tergolong tinggi. Berdasarkan data terbaru dari aplikasi Simfoni PPA tahun 2025, tercatat sebanyak 637 kasus dengan total 654 korban anak di seluruh kabupaten/kota.

Dari jumlah tersebut, anak perempuan menjadi kelompok paling rentan dengan 503 korban, sementara korban laki-laki tercatat 151 anak.

Tak hanya itu, persoalan pernikahan anak juga masih menjadi tantangan serius. Praktik ini dinilai memiliki keterkaitan erat dengan meningkatnya kekerasan, sekaligus memicu dampak sosial lain seperti putus sekolah, kemiskinan, hingga stunting.

Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi NTB, Lalu Juhamdi, menegaskan bahwa pemerintah akan bergerak cepat menghadirkan solusi yang lebih mudah diakses masyarakat.

“Dalam waktu dekat akan dibentuk aplikasi layanan aduan cepat untuk merespons kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Pria yang akrab disapa Miq Jo itu menjelaskan, kehadiran aplikasi ini akan mempermudah masyarakat dalam melapor tanpa harus datang langsung ke kantor layanan.

Cukup melalui aplikasi atau nomor darurat, laporan bisa dikirim secara cepat, aman, dan tetap menjaga kerahasiaan identitas pelapor.

Setiap aduan yang masuk nantinya akan langsung ditindaklanjuti, mulai dari pendampingan korban hingga proses hukum terhadap pelaku sampai ke tahap pengadilan.

Sebagai langkah penguatan, Pemprov NTB juga akan menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama berbagai pihak, termasuk pondok pesantren, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.

Rakor ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi untuk memperkuat upaya pencegahan kekerasan secara langsung di tengah masyarakat.

Peluncuran aplikasi ini dijadwalkan dalam waktu dekat dan menjadi bagian dari komitmen nyata Pemprov NTB dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, sekaligus menciptakan ruang yang lebih aman bagi generasi masa depan.(wnn01)

Berita Terkait

Terbongkar! Tiga Terduga Pelaku Curanmor di Lombok Timur Ditangkap, Polisi Sita 9 Sepeda Motor
501 Ribu KK di Lombok Timur Didata Ulang, Pemkab Kejar Akurasi DTSEN demi Bansos Tepat Sasaran
OSS Tersendat karena RTRW, Pemprov NTB Bergerak Cepat Selamatkan Investasi
Alunan Budaya Pringgasela Masuk KEN 2026, Wabup Lombok Timur Lepas Jalan Sehat Ribuan Warga
Tak Lagi Andalkan Pemutihan, Pemprov NTB Beri Hadiah Emas bagi Wajib Pajak Taat
Nobar Final Piala Dunia 2026 di Halaman Bumi Gora, Gubernur Iqbal Undang Seluruh Masyarakat Tanpa Sekat
Tak Lagi Kumuh dan Berbau, Menteri Trenggono Ingin KNMP Bintaro Jadi Wajah Baru Pasar Ikan Indonesia
NTB Gandeng Maroko Perkuat Investasi, Gubernur Iqbal Tawarkan Pariwisata hingga Energi Hijau

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:30 WIB

Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:07 WIB

PN Cikarang Tolak Seluruh Eksepsi ST Rogaya, Kini Bersiap Hadapi Pembuktian di Persidangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:14 WIB

OTT KPK Guncang Lombok Barat, Fauzan Khalid Minta ASN Tetap Profesional dan Layani Warga

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:02 WIB

Guru Honorer Tercecer dari Database BKN, Fauzan Khalid Desak Sinkronisasi Dapodik dan PPPK

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:03 WIB

Sidang Kasus ST. Rogaya di PN Cikarang Simpang Siur, Pengadilan Sebut Tertutup, Kejari Akhirnya Klarifikasi Terbuka

Senin, 13 Juli 2026 - 13:05 WIB

Dugaan Alamat Fiktif Warnai SPMB SMA Jalur Domisili di NTB, Ombudsman Ungkap Celah Verifikasi

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:01 WIB

STN-LMND Resmi Bentuk Sekretariat Bersama, Fokus Percepat Brigade Pangan dan Koperasi Desa Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:38 WIB

Mengapa Korupsi Masih Terjadi? Fahri Hamzah: Jawabannya Ada pada Sistem, Bukan Moral

Berita Terbaru

Indrajitu Slot Indrajitu Slot Gacor indrajitu sateslot ayambet slot gacor hari ini acong88 ayambet sate slot indrajitu megaforwin nasgorbet Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot https://103.123.158.92/vvip/ Ayambet Indrajitu Megaforwin Sateslot Bimatoto Plnslot Buditogel Nasgorbet Acong88 Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Plnslot Sateslot Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot gacor slot terpercaya sibela Indrajitu Indrajitu