Lima Jam di Kertanegara: Prabowo Tegaskan Perang Terbuka Melawan Oligarki, Abraham Samad Ungkap Fakta di Baliknya

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abraham Samad.

Abraham Samad.

JAKARTA, WNN.CO.ID — Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, menjadi saksi sebuah pertemuan politik yang sarat makna.

Selama hampir lima jam penuh, Presiden Prabowo Subianto menggelar diskusi intens dengan sejumlah tokoh nasional, termasuk mantan Ketua KPK, Abraham Samad, pada Jumat (30/1/2026).

Pertemuan itu bukan sekadar jamuan makan malam. Lebih dari itu, ia menjadi panggung pernyataan sikap—bahkan pertaruhan politik—terkait masa depan pemberantasan korupsi, reformasi aparat penegak hukum, hingga arah geopolitik Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan pernyataan yang langsung menyita perhatian publik. Ia menegaskan komitmennya untuk memburu para pelaku perampokan sumber daya alam (SDA), tanpa pandang bulu.

“Saya akan kejar oligarki yang merampok negara, sampai kapan pun. Mau disebut ‘9 Naga’ sekalipun, akan saya kejar,” ujar Prabowo dengan nada tegas, seperti diungkapkan Abraham Samad.

Pernyataan itu sontak memunculkan satu pertanyaan besar di ruang publik: apakah ini awal dari penegakan hukum yang nyata, atau sekadar retorika kekuasaan?.

Abraham Samad membeberkan sejumlah poin krusial yang menjadi fokus diskusi selama pertemuan maraton tersebut.

Seluruh tokoh yang hadir sepakat bahwa reformasi kepolisian merupakan agenda mendesak. Tanpa pembenahan menyeluruh, supremasi hukum dinilai sulit terwujud secara adil dan konsisten.

Samad secara terbuka menyoroti dampak Revisi UU KPK 2019 yang dinilai memangkas independensi lembaga antirasuah. Ia mendorong agar KPK dikembalikan ke posisi semula—sebagai institusi independen, bukan di bawah bayang-bayang kekuasaan eksekutif.

Terkait wacana keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace yang digagas mantan Presiden AS Donald Trump, Prabowo menegaskan bahwa keikutsertaan tersebut bukan keputusan final. Jika terbukti merugikan kepentingan kemanusiaan, khususnya Palestina dan Gaza, Indonesia siap mengambil jarak.

Kebocoran pendapatan negara akibat eksploitasi SDA menjadi perhatian serius. Pemerintah, menurut Prabowo, harus memastikan kekayaan alam dikelola untuk kepentingan publik, bukan segelintir elite.

Abraham Samad juga menekankan pentingnya melibatkan suara publik dalam proses rekrutmen pimpinan KPK ke depan. Menurutnya, tanpa partisipasi rakyat, upaya pemulihan marwah KPK akan kembali terjebak pada kompromi politik.

Akankah Presiden Prabowo berani memulihkan independensi KPK? Mampukah janji memburu oligarki benar-benar diwujudkan, atau justru kekuasaan yang akhirnya dijinakkan? Waktu akan menjawab. Dan publik akan terus mengawasi.(wnn01)

Berita Terkait

Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera
PN Cikarang Tolak Seluruh Eksepsi ST Rogaya, Kini Bersiap Hadapi Pembuktian di Persidangan
AJBI Bertemu Wapres Gibran, Dorong Beasiswa Global dan Korporasi Demi Pendidikan Berkualitas di Indonesia
OTT KPK Guncang Lombok Barat, Fauzan Khalid Minta ASN Tetap Profesional dan Layani Warga
Guru Honorer Tercecer dari Database BKN, Fauzan Khalid Desak Sinkronisasi Dapodik dan PPPK
Sidang Kasus ST. Rogaya di PN Cikarang Simpang Siur, Pengadilan Sebut Tertutup, Kejari Akhirnya Klarifikasi Terbuka
STN-LMND Resmi Bentuk Sekretariat Bersama, Fokus Percepat Brigade Pangan dan Koperasi Desa Merah Putih
Mengapa Korupsi Masih Terjadi? Fahri Hamzah: Jawabannya Ada pada Sistem, Bukan Moral

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:30 WIB

Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:07 WIB

PN Cikarang Tolak Seluruh Eksepsi ST Rogaya, Kini Bersiap Hadapi Pembuktian di Persidangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:14 WIB

OTT KPK Guncang Lombok Barat, Fauzan Khalid Minta ASN Tetap Profesional dan Layani Warga

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:02 WIB

Guru Honorer Tercecer dari Database BKN, Fauzan Khalid Desak Sinkronisasi Dapodik dan PPPK

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:03 WIB

Sidang Kasus ST. Rogaya di PN Cikarang Simpang Siur, Pengadilan Sebut Tertutup, Kejari Akhirnya Klarifikasi Terbuka

Senin, 13 Juli 2026 - 13:05 WIB

Dugaan Alamat Fiktif Warnai SPMB SMA Jalur Domisili di NTB, Ombudsman Ungkap Celah Verifikasi

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:01 WIB

STN-LMND Resmi Bentuk Sekretariat Bersama, Fokus Percepat Brigade Pangan dan Koperasi Desa Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:38 WIB

Mengapa Korupsi Masih Terjadi? Fahri Hamzah: Jawabannya Ada pada Sistem, Bukan Moral

Berita Terbaru

Indrajitu Slot Indrajitu Slot Gacor indrajitu sateslot ayambet slot gacor hari ini acong88 ayambet sate slot indrajitu megaforwin nasgorbet Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot https://103.123.158.92/vvip/ Ayambet Indrajitu Megaforwin Sateslot Bimatoto Plnslot Buditogel Nasgorbet Acong88 Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Plnslot Sateslot Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot gacor slot terpercaya sibela Indrajitu Indrajitu