MATARAM, WNN.CO.ID – Suasana Lebaran Topat di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu (28/3/2026), berlangsung meriah.
Untuk memastikan perayaan tradisi tahunan ini tetap aman dan tertib, ratusan personel Polda NTB diterjunkan membantu pengamanan di sejumlah titik wisata.
Langkah ini dilakukan sebagai Bantuan Kendali Operasi (BKO) kepada Polresta Mataram, menyusul lonjakan pengunjung yang memadati lokasi-lokasi favorit masyarakat.
Lebaran Topat sendiri merupakan tradisi khas masyarakat Lombok yang digelar setiap hari ketujuh setelah Idul Fitri.
Momen ini identik dengan kegiatan rekreasi bersama keluarga, mulai dari wisata pantai hingga kolam pemandian.
Salah satu titik yang menjadi pusat keramaian adalah Pantai Loang Baloq, yang dipenuhi ribuan wisatawan dari berbagai daerah di Pulau Lombok. Kepadatan ini membuat pengamanan ekstra menjadi kebutuhan utama.
Kepala Bidang Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, menegaskan bahwa pengerahan personel merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mendukung kelancaran tradisi masyarakat.
“Hari ini ratusan personel Polda NTB diterjunkan sebagai BKO di Polresta Mataram untuk membantu pengamanan perayaan Lebaran Topat,” tegasnya.
Tak hanya melibatkan kepolisian, pengamanan juga dilakukan secara terpadu bersama TNI dan sejumlah instansi pemerintah terkait.
Kolaborasi ini bertujuan untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan dan memastikan keselamatan pengunjung.
Menurut Kombes Pol Kholid, tingginya antusiasme masyarakat dalam merayakan Lebaran Topat harus diimbangi dengan kesiapan pengamanan yang maksimal.
“Dengan jumlah pengunjung yang sangat besar, aspek keamanan dan keselamatan harus benar-benar menjadi prioritas,” ujarnya.
Melalui pengamanan terpadu ini, perayaan Lebaran Topat di Mataram diharapkan dapat berlangsung lancar, aman, dan nyaman, sehingga masyarakat bisa menikmati momen kebersamaan tanpa rasa khawatir.(wnn01)







