Menuju Emisi Nol Bersih 2050, NTB Siapkan Peta Jalan Transisi Energi Bersama IESR

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menerima audiensi Chief Executive Officer (CEO) IESR, Fabby Tumiwa bersama jajarannya, di ruang kerja Gubernur NTB, Rabu (3/6/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menerima audiensi Chief Executive Officer (CEO) IESR, Fabby Tumiwa bersama jajarannya, di ruang kerja Gubernur NTB, Rabu (3/6/2026).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB menggandeng IESR untuk menyusun roadmap Net Zero Emission 2050. Kolaborasi mencakup energi terbarukan, kendaraan listrik, SDM hijau, hingga kawasan industri berkelanjutan.

MATARAM, WNN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) terus memperkuat komitmennya menuju target Net Zero Emission (NZE) 2050.

Salah satu langkah strategis yang kini ditempuh adalah menggandeng Institute for Essential Services Reform (IESR) dalam penyusunan peta jalan transisi energi bersih yang terukur dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut mengemuka saat Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menerima audiensi Chief Executive Officer (CEO) IESR, Fabby Tumiwa bersama jajaran, di ruang kerjanya, Rabu (3/6/2026).

Dalam pertemuan itu, Gubernur Iqbal menyambut positif dukungan IESR dalam penyusunan roadmap menuju NZE 2050.

Menurutnya, NTB membutuhkan arah pembangunan yang jelas agar proses transisi energi tidak hanya berjalan efektif, tetapi juga mampu menciptakan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

“IESR dapat memberikan masukan strategis untuk mengarusutamakan energi terbarukan. Dalam masa transisi energi seperti saat ini, inisiatif NZE juga perlu mendapat dukungan kuat dari pemerintah pusat,” ujar Gubernur Iqbal.

Ia menegaskan, NTB memiliki sumber daya energi terbarukan yang melimpah dan berpotensi menjadi fondasi utama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Sementara itu, Fabby Tumiwa menegaskan kesiapan IESR untuk mendampingi Pemerintah Provinsi NTB dalam mencapai target emisi nol bersih melalui pengembangan ekosistem transisi energi, penyusunan kebijakan, hingga penguatan investasi sektor energi terbarukan.

Menurut Fabby, sejumlah daerah di Indonesia telah lebih dahulu menetapkan target serupa. Bali, misalnya, menargetkan Net Zero Emission pada 2045, sementara Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan pencapaian pada 2050 dengan dukungan pendampingan teknis dan strategi transisi energi yang terintegrasi.

Sebagai langkah awal, IESR telah menerbitkan kajian bertajuk Pulau Berbasis 100 Persen Energi Terbarukan dan Fleksibilitas pada Sistem Tenaga Listrik.

Hasil kajian tersebut menunjukkan bahwa Pulau Sumbawa memiliki potensi besar untuk memenuhi seluruh kebutuhan listriknya dari energi terbarukan.

Potensi terbesar berasal dari tenaga surya yang diperkirakan mencapai 8,64 gigawatt (GW), menjadikannya salah satu aset strategis NTB dalam pengembangan energi bersih di masa depan.

Fabby menambahkan, pengalaman IESR dalam menyusun Peta Jalan Bali Emisi Nol Bersih 2045 sektor ketenagalistrikan dapat menjadi referensi penting bagi NTB dalam merancang strategi menuju NZE.

“Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan pembangunan 100 GW energi surya di sekitar 80 ribu desa. Kami melihat ini sebagai momentum besar bagi daerah untuk mengambil peran dalam pencapaian target nasional,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif ViriyaENB, Suzanty Sitorus, mendorong NTB agar memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor energi terbarukan.

Ia menilai NTB memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pengembangan tenaga kerja energi bersih di kawasan Indonesia Timur.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Iqbal menilai SDM NTB memiliki keunggulan kompetitif untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja energi terbarukan, baik di tingkat nasional maupun internasional, termasuk di kawasan Timur Tengah.

“Banyak tenaga kerja NTB memiliki kemampuan berbahasa Arab. Yang perlu diperkuat adalah pendidikan teknis, pusat pelatihan, serta dukungan sertifikasi agar mampu bersaing di sektor energi terbarukan,” ungkapnya.

Audiensi tersebut menghasilkan kesepahaman awal untuk menjajaki kerja sama dalam penyusunan roadmap Net Zero Emission NTB serta pengembangan kebijakan pembangunan rendah emisi.

Adapun ruang lingkup kerja sama yang dibahas meliputi pengembangan kawasan rendah emisi, kendaraan listrik, transportasi publik berkelanjutan, energi terbarukan, pengembangan tenaga kerja hijau, hingga kawasan industri berkelanjutan.

Kolaborasi antara Pemprov NTB dan IESR ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi energi bersih di daerah.

Selain mendukung target nasional pengurangan emisi, kerja sama tersebut juga berpotensi memperkuat posisi NTB sebagai salah satu pusat pengembangan energi terbarukan dan ekonomi hijau di Indonesia.(wnn02)

Berita Terkait

Terbongkar! Tiga Terduga Pelaku Curanmor di Lombok Timur Ditangkap, Polisi Sita 9 Sepeda Motor
501 Ribu KK di Lombok Timur Didata Ulang, Pemkab Kejar Akurasi DTSEN demi Bansos Tepat Sasaran
OSS Tersendat karena RTRW, Pemprov NTB Bergerak Cepat Selamatkan Investasi
Alunan Budaya Pringgasela Masuk KEN 2026, Wabup Lombok Timur Lepas Jalan Sehat Ribuan Warga
Tak Lagi Andalkan Pemutihan, Pemprov NTB Beri Hadiah Emas bagi Wajib Pajak Taat
Nobar Final Piala Dunia 2026 di Halaman Bumi Gora, Gubernur Iqbal Undang Seluruh Masyarakat Tanpa Sekat
Tak Lagi Kumuh dan Berbau, Menteri Trenggono Ingin KNMP Bintaro Jadi Wajah Baru Pasar Ikan Indonesia
NTB Gandeng Maroko Perkuat Investasi, Gubernur Iqbal Tawarkan Pariwisata hingga Energi Hijau

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:30 WIB

Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:07 WIB

PN Cikarang Tolak Seluruh Eksepsi ST Rogaya, Kini Bersiap Hadapi Pembuktian di Persidangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:14 WIB

OTT KPK Guncang Lombok Barat, Fauzan Khalid Minta ASN Tetap Profesional dan Layani Warga

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:02 WIB

Guru Honorer Tercecer dari Database BKN, Fauzan Khalid Desak Sinkronisasi Dapodik dan PPPK

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:03 WIB

Sidang Kasus ST. Rogaya di PN Cikarang Simpang Siur, Pengadilan Sebut Tertutup, Kejari Akhirnya Klarifikasi Terbuka

Senin, 13 Juli 2026 - 13:05 WIB

Dugaan Alamat Fiktif Warnai SPMB SMA Jalur Domisili di NTB, Ombudsman Ungkap Celah Verifikasi

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:01 WIB

STN-LMND Resmi Bentuk Sekretariat Bersama, Fokus Percepat Brigade Pangan dan Koperasi Desa Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:38 WIB

Mengapa Korupsi Masih Terjadi? Fahri Hamzah: Jawabannya Ada pada Sistem, Bukan Moral

Berita Terbaru

Indrajitu Slot Indrajitu Slot Gacor indrajitu sateslot ayambet slot gacor hari ini acong88 ayambet sate slot indrajitu megaforwin nasgorbet Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot https://103.123.158.92/vvip/ Ayambet Indrajitu Megaforwin Sateslot Bimatoto Plnslot Buditogel Nasgorbet Acong88 Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Plnslot Sateslot Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot gacor slot terpercaya sibela Indrajitu Indrajitu