Sebelum Balik ke Korsel, Tim Red Sparks Dikenalkan Keragaman Budaya Indonesia di TMII

- Jurnalis

Minggu, 21 April 2024 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seluruh tim dan ofisial dari tim Red Sparks saat menikmati pertunjukan keanekaragaman budaya Indonesia di TMII Jakarta, pada Minggu petang (21/4/2024).

Seluruh tim dan ofisial dari tim Red Sparks saat menikmati pertunjukan keanekaragaman budaya Indonesia di TMII Jakarta, pada Minggu petang (21/4/2024).

JAKARTA, WNN.CO.ID – Seluruh tim dan ofisial dari tim Red Sparks berkesempatan merasakan massage tradisional Indonesia dan mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, pada Minggu petang (21/4/2024).

City Tour ini menjadi kesempatan terakhir sebelum tim asuhan pelatih Ko He-jin kembali pulang ke Korea Selatan (Korsel). ‘’Iya, tadi kita antar Red Sparks untuk City Tour sekaligus makan malam di TMII dan disambut juga oleh teman-teman kita di TMII dan sekarang sudah tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta) persiapan untuk terbang ke Korea Selatan (Korsel),’’ kata Plt Direktur LPDUK Kemenpora, Ferdinand Kamariki Tangkudung saat ditemui di Bandara Internasional Soetta, Cengkareng, Tangerang—Banten.

Kedatangan rombongan asal Korea Selatan (Korsel) di TMII ini langsung disambut sekaligus menyaksikan pertunjukkan Tari Kecak yang telah berlangsung.

Park Hye-min cs nampak menikmati pertunjukkan bersama para pengunjung lain yang juga memadati area depan gedung berarsitektur khas Pulau Dewata itu. Sesekali mereka mengabadikan momen pertunjukkan dengan kamera ponselnya.

Perjalanan rombongan city tour ini kemudian dilanjutkan dengan jelajah kekayaan bangsa Indonesia. Via bus listrik jelajah TMII dari Sabang sampai Merauke dalam bentuk mini di area seluas 363 hektare.

Mereka dikenalkan kekayaan dan keberagaman bangsa Indonesia mulai dari rumah, suku, adat istiadat hingga museum-museum penting. Kemudian dilanjutkan dengan makan malam. Nasi goreng dan sate ayam menjadi makanan favorit para punggawa Red Sparks.

Menurut Ferdinand Tangkudung, pertandingan semalam sangat menguras energinya. Sehingga dirasa perlu penyegaran. Massage tradisional Indonesia menjadi salah satu cara mengembalikan energi mereka. ‘’Iya, ini hari terakhir Red Sparks di Indonesia. Pertandingan semalem yang luar biasa memang menguras tenaga mereka, 5 set. Dan tadi pagi sempat massage tradisional di Mustika Ratu. Jadi, kita sudah penuhi permintaan mereka sebelumnya ya seperti buah mangga, buah manggis serta massage-nya dari Mustika Ratu,’’ ungkap Ferdinand Tangkudung.

Ferdinand Tangkudung menyampaikan, pihaknya dengan menejemen Red Sparks telah menjalin komunikasi. Hasilnya akademi bola voli dimungkinkan diadakan di Indonesia. ‘’Tadi kita sudah komunikasikan dengan manajemen dan ofisial dari Red Sparks, ke depan potensi kerja sama apa yang bisa dikolaborasikan. Banyak sebetulnya even-even voli lainnya. Bahkan, akademi itu bisa dimungkinkan tadi sempat kita diskusikan,’’ jelasnya.

Usai pelaksanaan Fun Volley Ball ini, ia berharap hubungan kerja sama kedua negara bisa semakin kuat dengan banyak kerja sama menguntungkan untuk kedua belah pihak. ‘’Mudah-mudahan hubungan bilateral seperti yang Mas Menpora Dito sampaikan antara Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) bisa menjadi lebih baik lagi dan lebih kuat lagi. Terima kasih untuk dukungan masyarakat voli Indonesia, khususnya pecinta bola voli, stakeholders dan semua yang turut berpartisipasi dalam mendukung kegiatan hingga semalem, kami atas nama panitia LPDUK Kemenpora mengucapkan terima yang sebanyak-banyaknya,’’ ungkapnya.

‘’Semoga ke depan kami bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat +62 dan kami siap membangkitkan industri olahraga, khususnya olahraga bola voli Tanah Air,’’sambungnya.(wnn01)

Berita Terkait

Alunan Budaya Pringgasela Masuk KEN 2026, Wabup Lombok Timur Lepas Jalan Sehat Ribuan Warga
Libur Sekolah 2026, Sebanyak 96 Warga Bale Lumbung Residence 1 Pilih Camping Keluarga di Sembalun
Frekuensi Penerbangan Singapura-Lombok Melonjak Jadi 10 Kali Seminggu, Gubernur NTB: Hasil Kerja Keras Panjang
Bupati Iron Lepas Rombongan Pawai Ta’aruf MTQ XXXI NTB 2026 yang Diwarnai Barisan Vespa Jadul dan Guru-Guru
Sambut 1 Muharram 1448 H, Fauzan Khalid Ajak Masyarakat Hijrah Menuju Kehidupan Lebih Baik
Apa Itu Freedom Ship? Proyek Kota Terapung Raksasa Berkapasitas 80.000 Orang
Honda PCX Club Indonesia Gelar NGASAB di Lombok, Satukan Komunitas dari Sabang sampai Merauke
NTB Perkuat Konservasi Teluk Saleh demi Tambora Jadi UNESCO Global Geopark

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:30 WIB

Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:07 WIB

PN Cikarang Tolak Seluruh Eksepsi ST Rogaya, Kini Bersiap Hadapi Pembuktian di Persidangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:14 WIB

OTT KPK Guncang Lombok Barat, Fauzan Khalid Minta ASN Tetap Profesional dan Layani Warga

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:02 WIB

Guru Honorer Tercecer dari Database BKN, Fauzan Khalid Desak Sinkronisasi Dapodik dan PPPK

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:03 WIB

Sidang Kasus ST. Rogaya di PN Cikarang Simpang Siur, Pengadilan Sebut Tertutup, Kejari Akhirnya Klarifikasi Terbuka

Senin, 13 Juli 2026 - 13:05 WIB

Dugaan Alamat Fiktif Warnai SPMB SMA Jalur Domisili di NTB, Ombudsman Ungkap Celah Verifikasi

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:01 WIB

STN-LMND Resmi Bentuk Sekretariat Bersama, Fokus Percepat Brigade Pangan dan Koperasi Desa Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:38 WIB

Mengapa Korupsi Masih Terjadi? Fahri Hamzah: Jawabannya Ada pada Sistem, Bukan Moral

Berita Terbaru

Indrajitu Slot Indrajitu Slot Gacor indrajitu sateslot ayambet slot gacor hari ini acong88 ayambet sate slot indrajitu megaforwin nasgorbet Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot https://103.123.158.92/vvip/ Ayambet Indrajitu Megaforwin Sateslot Bimatoto Plnslot Buditogel Nasgorbet Acong88 Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Plnslot Sateslot Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot gacor slot terpercaya sibela Indrajitu Indrajitu