JAKARTA, WNN.CO.ID – Siti Atikoh, sosok calon ibu negara yang ideal; pintar, berbudi pekerti baik, tulus dan lembut hati, memiliki empati tinggi, serta punya kepedulian besar kepada rakyat kecil.
Ketulusan dan kelembutan hati dari istri capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo itu sangat jelas terlihat dalam berbagai interaksinya dengan kelompok-kelompok marjinal yang selama ini sering luput dari perhatian pemerintah. Tanpa sekat, Mbak Atikoh, demikian Siti Atikoh biasa disapa, selalu terlihat dekat dengan masyarakat, bahkan seringkali memberikan pelukan hangat pada anak-anak yang ditemuinya.
‘’Keberpihakan Mbak Atikoh jelas karena ia konsisten pada semangatnya untuk memajukan perempuan dan kelompok marjinal, seperti penyandang disabilitas,’’ kata Haris Pertama selaku juru bicara (Jubir) Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar – Mahfud dalam keterangan resminya, Jumat (5/1/2024).
Haris menjelaskan, Mbak Atikoh terkenal sebagai sosok ibu yang berwawasan luas dan tidak pelit ilmu. Ibu dari Muhammad Zinedine Alam Ganjar ini diakui menguasai berbagai bahasa asing seperti Bahasa Inggris dan Jepang. Bahkan ia juga sempat berpidato dengan berbahasa Jepang dan Inggris dalam acara Annual, International Symposium and Seminar on Japanese Studies in Indonesia. Tidak hanya bahasa asing, Siti Atikoh melalui akun Instagramnya juga mulai memperkenalkan ‘’Bahasa Ngapak’’ agar bahasa daerah tidak terlupakan dan tetap lestari.
‘’Dalam setiap kampanye, kita juga menyaksikan langsung bagaimana calon ibu negara ini betul-betul menjelma menjadi seorang ibu dari semua rakyat Indonesia. Sosoknya yang tenang dan mengayomi, kerap menjadi angin sejuk di tengah panasnya kontestasi Pilpres 2024,’’ jelas Haris.
Haris mengakui, Mbak Atikoh memang wanita berpendidikan tinggi yang memiliki wawasan yang luas. Ia piawai sekali dalam berbahasa asing seperti Bahasa Inggris dan Jepang (karena ia pernah kuliah S2 di Tokyo), tapi juga selalu antusias untuk mengajarkan bahasa daerah kepada anak-anak muda.
Tidak hanya itu, Mbak Atikoh yang tumbuh di lingkungan pesantren dengan kakek yang seorang pemuka agama besar, bisa dipastikan Mbak Atikoh juga memiliki bekal akhlak yang baik.
‘’Rasa-rasanya tidak berlebihan bila kita melihat sosok Mbak Atikoh sebagai sosok calon ibu negara yang ideal. Tidak hanya lembut hati dan tulus, namun juga pintar dan inspiratif. Tidak bisa saya bayangkan kalau Mbak Atikoh itu nanti bersanding dengan Ibu-Ibu Negara lainnya, saya yakin Mbak Atikoh nanti pasti bisa mengimbangi dan membuat bangga seluruh Indonesia. Intinya, kami bangga dan bahagia telah memiliki sosok Mbak Atikoh sebagai calon ibu negara,’’ ungkap Haris.(wnn01)







