Hari AIDS Sedunia 2025: GKR Hemas Tekankan Penguatan Kepemimpinan Daerah untuk Kendalikan HIV dan TB

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPD RI, GKR Hemas saat menjadi keynote speech dalam acara Talkshow Demand Generation Campaign memperingati Hari AIDS Sedunia, yang bertajuk “Peningkatan Peran DPD RI dalam Optimalisasi Kepemimpinan Daerah termasuk Kebijakan dan Anggaran Penanggulangan HIV dan Tuberkulosis”, di Jakarta, Senin (1/12/2025).

Wakil Ketua DPD RI, GKR Hemas saat menjadi keynote speech dalam acara Talkshow Demand Generation Campaign memperingati Hari AIDS Sedunia, yang bertajuk “Peningkatan Peran DPD RI dalam Optimalisasi Kepemimpinan Daerah termasuk Kebijakan dan Anggaran Penanggulangan HIV dan Tuberkulosis”, di Jakarta, Senin (1/12/2025).

JAKARTA, WNN.CO.ID – Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menilai, penguatan kepemimpinan daerah menjadi kunci dalam menekan angka HIV dan Tuberkulosis (TB) di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPD RI Bidang Otonomi Daerah, Politik, dan Hukum, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, dalam acara Talkshow Demand Generation Campaign memperingati Hari AIDS Sedunia, yang bertajuk “Peningkatan Peran DPD RI dalam Optimalisasi Kepemimpinan Daerah termasuk Kebijakan dan Anggaran Penanggulangan HIV dan Tuberkulosis”, di Jakarta, Senin (1/12/2025).

Dalam keynote speech-nya, GKR Hemas menyoroti masih lemahnya implementasi penanggulangan HIV/TB di banyak daerah, meski keduanya merupakan pelayanan dasar wajib dalam kerangka otonomi daerah. GKR Hemas menyebut sejumlah persoalan yang kerap muncul, mulai dari keterbatasan anggaran, minimnya regulasi yang berpihak, hingga kurangnya tenaga kesehatan terlatih.

“Masih ada ratusan ribu warga yang belum mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Ini bukan hanya persoalan medis, tetapi persoalan edukasi, perlindungan, dan tanggung jawab negara terhadap kelompok rentan,” ujar GKR Hemas.

GKR Hemas menyampaikan, dari estimasi orang dengan HIV/AIDS (ODHA) nasional, baru 63 persen yang terdeteksi. Ibu rumah tangga (IRT) kini menjadi kelompok terbesar yang terinfeksi. Dari mereka yang sudah terdeteksi, hanya 71 persen yang memulai pengobatan, dan sekitar 56 persen yang berhasil menekan virus.

Sementara itu, penanganan TB juga dinilai masih menghadapi ketimpangan antarwilayah, baik dari sisi penemuan kasus maupun penyelesaian pengobatan. Menurutnya, kondisi ini menggambarkan masih lemahnya layanan dasar kesehatan di daerah, serta tingginya stigma sosial yang membuat banyak orang enggan mengakses layanan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, GKR Hemas menyebut DPD RI mengoptimalkan tiga peran strategisnya: mendorong regulasi daerah yang lebih kuat, memastikan alokasi anggaran yang memadai, dan menjadi jembatan antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kebijakan pusat harus realistis dan sesuai kondisi daerah. Tanpa kepemimpinan daerah yang kuat, prioritas anggaran tidak akan tepat, dan stigma tidak akan hilang,” terang GKR Hemas.

DPD RI juga mendorong pemerintah daerah untuk tidak bergantung pada pendanaan donor internasional, serta memastikan bahwa program pencegahan dan pengobatan HIV/TB terintegrasi dalam perencanaan daerah seperti RPJMD dan anggaran APBD.

GKR Hemas turut menyoroti meningkatnya kasus HIV di kalangan remaja. Minimnya edukasi kesehatan seksual, paparan risiko melalui media digital, serta ketakutan untuk mengakses layanan kesehatan disebut menjadi faktor utama. “Banyak remaja tidak tahu harus bertanya ke mana atau takut menghadapi stigma. Ini bukti bahwa penanganan HIV adalah isu budaya, edukasi, dan perlindungan anak,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, GKR Hemas memberikan apresiasi kepada Yayasan Spiritia atas perannya sebagai Principal Recipient program The Global Fund 2024–2026. Ia menyebut kontribusi lembaga tersebut sebagai bagian penting upaya menuju paradigma sehat dalam visi Indonesia Emas 2045.

Menutup paparannya, GKR Hemas mengajak semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah (Pemda), Kementerian/Lembaga, komunitas, serta mitra internasional, untuk memperkuat kolaborasi demi menekan angka HIV dan TB. “Kita tidak ingin tiba di 2045 dengan beban penyakit yang seharusnya bisa dicegah. Mari perkuat kepemimpinan daerah dan pastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam akses layanan kesehatan,” ucapnya.(wnn01)

Berita Terkait

Iming-Iming Proyek VinFast Berujung Kerugian, LBH Pro-Justitia Ungkap Dugaan Penipuan Investasi di Subang
Jelang HUT ke-81 RI, Komut PLN Energi Gas Saiful Chaniago Serukan Pengibaran Merah Putih di Seluruh Indonesia
Sidang ST Rogaya Berlanjut, Pelapor hingga Ahli Komnas Anak Sampaikan Keterangan di Hadapan Hakim
Leadership Camp SMK Bina Putra Kemang ‘’Bangun Karakter dan Cinta Tanah Air’’, 800 Siswa Digembleng di Yonbekang Kostrad
Mahkamah Konstitusi: Dana Pendidikan 20 Persen Tak Boleh Dipakai untuk Program MBG, Anggaran Wajib Dipisah
FDJ Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri, Dinilai Punya Rekam Jejak Lengkap dan Integritas Kuat
Mori Hanafi Polisikan Dugaan Pencemaran Nama Baik, PMN-J Tegaskan Laporan Dugaan Korupsi Berdasarkan Data
Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Anggaran Tanah KSB Melonjak Rp163 Miliar, FPT Laporkan Dugaan Korupsi ke Polres

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Simpan Sabu 26,44 Gram di Hotel, Terduga Pengedar Diciduk Polisi di Sambelia Lombok Timur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:02 WIB

212 Penumpang Berhasil Dievakuasi, Lima Orang Masih Dicari Usai KMP Putri Yasmin Terbakar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:07 WIB

173 Orang Dievakuasi dari KMP Putri Yasmin yang Terbakar, Tim SAR Masih Cari Korban Lain

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:34 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Kapal dan Helikopter Dikerahkan Evakuasi Penumpang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:02 WIB

Bukan Sekadar Festival, Jeruk Manis Merawat Tradisi dan Kemandirian di Kaki Rinjani

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Bukit Terengan Lombok Utara, Begini Awal Penemuannya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Ekonomi NTB Tak Lagi Bergantung Tambang, Gubernur Iqbal dan Komisi VII DPR RI Dorong Hilirisasi dan Pariwisata Berkualitas

Berita Terbaru

Indrajitu Slot Indrajitu Slot Gacor indrajitu sateslot ayambet slot gacor hari ini acong88 ayambet sate slot indrajitu megaforwin nasgorbet Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot https://103.123.158.92/vvip/ Ayambet Indrajitu Megaforwin Sateslot Bimatoto Plnslot Buditogel Nasgorbet Acong88 Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Plnslot Sateslot Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot gacor slot terpercaya sibela Indrajitu Indrajitu