JAKARTA, WNN.CO.ID — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Mendiktisaintek RI), Prof Brian Yuliarto, secara resmi melantik Prof. Dr. Sukardi, M.Pd sebagai Rektor Universitas Mataram (Unram) periode 2026–2030.
Pelantikan berlangsung di Graha Diktisaintek lantai II Gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Jakarta, pada Selasa (10/3/2026).
Momentum ini menandai dimulainya babak baru kepemimpinan di Universitas Mataram, setelah empat tahun terakhir kampus tersebut dipimpin oleh Prof Ir Bambang Hari Kusumo, M.Agr.St., Ph.D.
Selama masa kepemimpinannya, berbagai langkah strategis telah dilakukan untuk memperkuat posisi Unram, mulai dari peningkatan kualitas akademik, perluasan kerja sama, hingga penguatan kelembagaan kampus sebagai salah satu perguruan tinggi penting di kawasan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kini tongkat estafet kepemimpinan beralih kepada Prof Sukardi, yang akan memimpin Unram hingga tahun 2030 dengan tantangan sekaligus harapan untuk membawa universitas tersebut semakin unggul, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Mendiktisaintek Prof Brian Yuliarto menegaskan bahwa pelantikan seorang rektor bukan sekadar seremoni administratif, tetapi merupakan awal dari amanah besar dalam memimpin institusi pendidikan tinggi.
“Pelantikan ini bukan hanya seremonial administratif, tetapi merupakan awal dari amanah yang sangat besar. Peran pemimpin di perguruan tinggi bukanlah hal yang mudah, namun memiliki posisi strategis dalam membangun sumber daya manusia,” tegasnya.
Menurutnya, seorang pemimpin perguruan tinggi harus mampu menghadirkan inspirasi, memberikan arah yang jelas bagi pengembangan institusi, serta menciptakan ekosistem akademik yang sehat bagi seluruh sivitas akademika.
Ia juga menekankan pentingnya kemampuan kampus dalam merespons dinamika zaman, terutama dalam mendorong lahirnya riset dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pemimpin perguruan tinggi harus mampu merespons tantangan zaman dan menjadikan kampus sebagai tempat lahirnya inovasi serta riset yang memberi dampak luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Dengan dilantiknya Prof Sukardi, Universitas Mataram kini memasuki fase baru dalam perjalanan institusinya. Kepemimpinan ini diharapkan mampu melanjutkan fondasi yang telah dibangun sebelumnya sekaligus memperkuat arah transformasi kampus di masa depan.
Pergantian kepemimpinan tersebut juga menjadi momentum bagi seluruh sivitas akademika Unram untuk semakin memperkuat kolaborasi, meningkatkan mutu pendidikan, serta mempercepat lahirnya berbagai inovasi yang berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Di bawah kepemimpinan baru ini, Unram diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan capaian yang telah diraih, tetapi juga memperkuat kualitas pendidikan tinggi, pengembangan riset, serta pengabdian kepada masyarakat.
Dengan semangat baru, Universitas Mataram diharapkan terus berkembang dan mempertegas perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di wilayah NTB.(wnn01)







