Anies Baswedan Sebut Kritik Dino Patti Djalal Layak Didengar, Ini Alasannya

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dino Patti Djalal (kiri) dan Anies Baswedan (kanan).

Dino Patti Djalal (kiri) dan Anies Baswedan (kanan).

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan dukungan kepada Dino Patti Djalal di tengah polemik kritik terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Menurut Anies, pandangan Dino layak didengar karena didukung pengalaman dan integritas yang kuat.

JAKARTA, WNN.CO.ID – Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan dukungan terbuka kepada diplomat senior Dino Patti Djalal di tengah polemik yang muncul setelah sejumlah kritik yang disampaikan Dino terhadap kondisi nasional mendapat respons dari pemerintah.

Anies menilai Dino merupakan figur berpengalaman yang memiliki kapasitas, integritas, dan rekam jejak panjang di dunia diplomasi maupun pemerintahan.

Karena itu, menurutnya, pandangan yang disampaikan Dino seharusnya ditempatkan sebagai masukan konstruktif demi perbaikan kebijakan publik.

“Pak Dino bukan pejabat karbitan. Beliau bukan karbitan ketika menjadi diplomat, dan bukan karbitan saat menjadi pejabat publik,” kata Anies saat menanggapi perdebatan yang berkembang terkait kritik Dino terhadap berbagai isu nasional.

Menurut Anies, karakter komunikasi Dino selama ini dikenal santun, terukur, dan penuh kehati-hatian. Setiap pernyataan yang disampaikan, kata dia, lahir dari pengalaman panjang dan bertujuan memberikan kontribusi positif bagi jalannya pemerintahan.

Dalam beberapa kesempatan, Dino memang menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian masyarakat.

Mulai dari kondisi ekonomi nasional, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga dinamika pasar modal yang tercermin dalam pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Selain isu ekonomi, Dino juga menyinggung berbagai persoalan di daerah yang dinilai masih memerlukan perhatian serius pemerintah, termasuk proses pemulihan masyarakat di sejumlah wilayah terdampak bencana yang belum sepenuhnya tuntas.

Pernyataan-pernyataan tersebut kemudian memicu tanggapan dari Sekretaris Kabinet Tedy Indra Wijaya. Respons pemerintah itu pun memunculkan diskusi publik mengenai batas antara kritik dan evaluasi dalam sistem demokrasi.

Bagi Anies, perbedaan pandangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi. Ia menegaskan bahwa masukan dari tokoh yang memiliki pengalaman panjang di pemerintahan maupun diplomasi justru penting untuk dijadikan bahan evaluasi dalam memperkuat kualitas kebijakan negara.

“Penilaian terhadap seseorang seharusnya melihat rekam jejak dan kontribusinya. Pak Dino adalah figur yang tumbuh melalui pengalaman dan kompetensi nyata,” ujarnya.

Anies menilai pengalaman Dino sebagai diplomat, akademisi, dan pejabat publik telah membentuk kapasitas kepemimpinan yang matang.

Oleh karena itu, pandangannya mengenai berbagai persoalan nasional layak didengar sebagai bagian dari upaya mencari solusi.

Dukungan Anies kepada Dino sekaligus menegaskan pentingnya menjaga ruang dialog yang sehat dalam demokrasi.

Kritik dan masukan, menurutnya, tidak semestinya dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai bagian dari mekanisme bersama untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan menjawab tantangan yang dihadapi masyarakat.

Perdebatan yang berkembang belakangan ini juga menjadi pengingat bahwa kualitas demokrasi tidak hanya diukur dari kebebasan menyampaikan pendapat, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak untuk menerima kritik sebagai sarana evaluasi dan perbaikan.(wnn01)

Berita Terkait

Iming-Iming Proyek VinFast Berujung Kerugian, LBH Pro-Justitia Ungkap Dugaan Penipuan Investasi di Subang
Jelang HUT ke-81 RI, Komut PLN Energi Gas Saiful Chaniago Serukan Pengibaran Merah Putih di Seluruh Indonesia
Sidang ST Rogaya Berlanjut, Pelapor hingga Ahli Komnas Anak Sampaikan Keterangan di Hadapan Hakim
Leadership Camp SMK Bina Putra Kemang ‘’Bangun Karakter dan Cinta Tanah Air’’, 800 Siswa Digembleng di Yonbekang Kostrad
Mahkamah Konstitusi: Dana Pendidikan 20 Persen Tak Boleh Dipakai untuk Program MBG, Anggaran Wajib Dipisah
FDJ Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri, Dinilai Punya Rekam Jejak Lengkap dan Integritas Kuat
Mori Hanafi Polisikan Dugaan Pencemaran Nama Baik, PMN-J Tegaskan Laporan Dugaan Korupsi Berdasarkan Data
Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Anggaran Tanah KSB Melonjak Rp163 Miliar, FPT Laporkan Dugaan Korupsi ke Polres

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Simpan Sabu 26,44 Gram di Hotel, Terduga Pengedar Diciduk Polisi di Sambelia Lombok Timur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:02 WIB

212 Penumpang Berhasil Dievakuasi, Lima Orang Masih Dicari Usai KMP Putri Yasmin Terbakar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:07 WIB

173 Orang Dievakuasi dari KMP Putri Yasmin yang Terbakar, Tim SAR Masih Cari Korban Lain

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:34 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Kapal dan Helikopter Dikerahkan Evakuasi Penumpang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:02 WIB

Bukan Sekadar Festival, Jeruk Manis Merawat Tradisi dan Kemandirian di Kaki Rinjani

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Bukit Terengan Lombok Utara, Begini Awal Penemuannya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Ekonomi NTB Tak Lagi Bergantung Tambang, Gubernur Iqbal dan Komisi VII DPR RI Dorong Hilirisasi dan Pariwisata Berkualitas

Berita Terbaru

Indrajitu Slot Indrajitu Slot Gacor indrajitu sateslot ayambet slot gacor hari ini acong88 ayambet sate slot indrajitu megaforwin nasgorbet Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot https://103.123.158.92/vvip/ Ayambet Indrajitu Megaforwin Sateslot Bimatoto Plnslot Buditogel Nasgorbet Acong88 Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Plnslot Sateslot Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot gacor slot terpercaya sibela Indrajitu Indrajitu