Dari Kota Solo, Kemenangan Ganjar – Mahfud Bersama Rakyat Kini Telah Tiba

- Jurnalis

Sabtu, 10 Februari 2024 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kampanye akbar pasangan capres dan cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo – Prof Mahfud MD di Solo, Jawa Tengah.

Suasana kampanye akbar pasangan capres dan cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo – Prof Mahfud MD di Solo, Jawa Tengah.

JAKARTA, WNN.CO.ID – Kemenangan gemilang pasangan capres dan cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo – Prof Mahfud MD bersama rakyat, kini telah Tiba. Di mana, dalam gemuruh Kota Solo, cahaya suka cita memenuhi kawasan Ngarsopuro yang terletak di pusatnya. Kolaborasi megah antara masyarakat, tim pemenangan pasangan calon (Paslon) 03, dan seniman, telah menghasilkan sebuah pesta rakyat yang tak terlupakan, penuh dengan semangat yang berkobar dan makna spiritual yang mendalam.

‘’Ratusan ribu pendukung Pak Ganjar – Prof Mahfud MD memenuhi Kota Solo, kotanya Pak Jokowi, untuk sebuah prosesi yang penuh makna,’’ kata Haris Pertama selaku juru bicara (Jubir) Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar – Mahfud dalam keterangan resminya, Sabtu (10/2/2024).

Haris menjelaskan, bahwa kampanye hari terakhir ini akan berlangsung di dua kota, yakni di Kota Solo dan Semarang, Jawa Tengah. Maknanya ini adalah peralihan dari kepemimpinan Jokowi (Solo) kepada Ganjar (Semarang). ‘’Pagi-pagi sekali, di Ngarsopuro, ribuan masyarakat sudah berkumpul dengan denyut nadi seirama menyambut kemenangan Paslon 03 dalam Pemilu 2024. Sebagai lambang kebersihan dan kesucian, Ngarsopuro tepat dijadikan awal perjuangan suci menuju kemenangan mutlak Pak Ganjar – Prof Mahfud MD,’’ jelas Haris.

Di Ngarsopuro, lanjut Haris, Ganjar – Prof Mahfud MD akan memulai prosesi kirab dengan menaiki sebuah pedati sapi yang melambangkan kedekatan Ganjar – Prof Mahfud MD dengan rakyat. Mereka juga akan diiringi tarian Umbul Dungo Singkir Sukerto, sebuah tarian penolak kesialan dan nestapa. Diarak oleh ribuan rakyat yang semangatnya tak terbendung, diiringi oleh melodi dan seni tradisional yang memukau, kirab Paslon 03 tiba dengan kemegahannya di Jalan Slamet Riyadi, sebuah jalan utama yang tak hanya menjadi saksi perjuangan, tetapi juga menjadi simbol kehidupan.

‘’Seperti metafora dari perjalanan kehidupan, setiap langkah di Jalan Slamet Riyadi membawa makna perjuangan, tantangan, dan akhirnya kemenangan yang gemilang. Di sinilah, Paslon 03 bersama rakyatnya berdiri teguh, siap menghadapi setiap lika-liku perjalanan memimpin bangsa dengan semangat yang tiada tara,’’ ujar Haris.

Lebih lanjut Haris mengatakan, bahwa di Jalan Slamet Riyadi, Ganjar – Prof Mahfud MD akan disambut oleh pertunjukan liong dan barongsai, reog, serta lembu suro. Ketiga penampilan ini melambangkan harapan rakyat terhadap Ganjar – Prof Mahfud MD, komitmen dan janji mereka pada rakyat, serta penghargaan terhadap kekayaan budaya Indonesia.

Akhirnya, kirab Paslon 03 mencapai Balai Kota Solo, di mana diselenggarakan sebuah pertunjukan wayang orang yang berkisah tentang seorang ksatria yang gagah berani dan seorang guru bangsa yang bijaksana, dan peperangan mereka melawan angkara murka dan penguasa yang lalim.

Di ujung perjalanan, Paslon 03 tiba di Benteng Vastenburg, yang dahulu dibangun untuk melindungi kota dari segala ancaman. Kini, Benteng Vastenburg menjadi lambing keteguhan Paslon 03 dalam membela dan mempertahankan keadilan bagi rakyat Indonesia. Di Benteng Vastenburg, acara akan dimeriahkan oleh prosesi drum band keraton, rombongan beskap, dan Pataka Garuda.

Berikut ini penjelasan dan makna dari setiap prosesi kirab yang dilakukan;

1. Gerobak Sapi:
Gerobak atau pedati yang didapati di banyak daerah di Indonesia mewakili transportasi kerakyatan yang akan
mengantarkan Ganjar – Prof Mahfud MD menjadi pemimpin rakyat. Sementara itu, penari dan perkusi yang mengiringi di sisi-sisi gerobak melambangkan sukacita rakyat yang akan mengawal Ganjar – Prof Mahfud MD sampai menjadi presiden dan wakil presiden.

2. Tarian Pembuka Umbul Donga Singkir Sakerta:
Tarian Umbul Donga Singkir Sakerta membuka kirab rakyat. Umbul Donga Singkir Sakerta berarti memanjatkan doa untuk menyingkirkan segala kekotoran dan kesialan yang ada di negeri ini.

3. Liong dan Barongsai:
Dalam rangka merawat kebhinekaan pada tahun baru Imlek, barongsai dan liong turut mengiringi Ganjar – Prof Mahfud MD menjadi pemimpin. Barongsai dan liong adalah simbol suci yang dipercaya memiliki kekuatan yang dapat mendatangkan keberuntungan dan menghindarkan kesialan. Itulah yang dikehendaki rakyat dari pemimpinnya.

4. Lembu Suro:
Di dalam cerita Lembu Suro, terdapat hikmah: Janganlah mengingkari janji yang sudah diperbuat karena akan berdampak buruk. Penampilan Lembu Suro dalam kirab adalah pengingat bagi penguasa saat ini, dan pengingat
bagi Ganjar – Prof Mahfud MD, agar selalu setia kepada rakyat yang mencintainya. Ganjar – Prof Mahfud MD tidak akan meninggalkan rakyat.

5. Pemberian Dandang Bambu dan Padi:
Rakyat memberikan Ganjar padi sebagai lambing kejayaan petani dan harapan rakyat untuk kesuburan di Bumi Pertiwi. Sementara Prof Mahfud MD diberikan dandang bambu sebagai simbol komitmen untuk swasembada pangan.

6. Penampilan Reog:
Kata ‘’reog’’ berasal dari kata ‘’riyokun’’ yang artinya khusnul khotimah. Penampilan 3 kelompok Reog selain sebagai simbol komitmen menjaga warisan budaya bangsa, juga menunjukkan harapan agar perjuangan rakyat bersama Ganjar – Prof Mahfud MD menjadi perjuangan yang diridhai Tuhan.

7. Pemberian Ketela, Jagung, dan Degan oleh Rakyat:
Rakyat memberikan Ganjar degan atau kelapa muda yang melambangkan pemimpin yang membawa kesegaran. Sementara Prof Mahfud MD diberikan hasil bumi. Ketela dan jagung melambangkan harapan rakyat untuk kejayaan petani ketahanan pangan.

8. Pemberian Jaring Nelayan dan Perangkap Tikus oleh Rakyat:
Rakyat memberikan Ganjar jaring nelayan yang melambangkan harapan rakyat bagi kejayaan nelayan dan kedaulatan maritim. Sementara itu, Prof Mahfud MD diberi perangkap tikus yang melambangkan harapan rakyat akan pemerintahan yang bersih melalui program Sikat KKN.

9. Pemberian Stetoskop dan Kitab Hukum oleh Rakyat:
Rakyat menghadiahi Ganjar Pranowo stetoskop yang melambangkan harapan rakyat akan kesehatan bagi semua melalui program Satu Desa, Satu Faskes, Satu Nakes, dan Prof Mahfud MD diberi kitab hukum yang melambangkan harapan rakyat untuk penegakkan hukum yang berkeadilan.

10. Pemberian Toga dan Palu Sidang oleh Rakyat:
Rakyat memberi Ganjar toga yang melambangkan harapan akan pendidikan yang berkualitas bagi semua melalui program Satu Keluarga Miskin, Satu Sarjana, dan palu sidang untuk Prof Mahfud MD sebagai simbol penegakan hukum.

11. Wayang Orang:
Cerita wayang orang berjudul ‘’Tunduknya Kejahatan, Musnahnya Angkara Murka’’ berkisah tentang Dewasrani, putra dari penguasa negeri dewa, yang ambisius ingin menguasai dunia. Dewasrani, anak Jagadnata dan Bathari Durga, menghalalkan segala cara demi kekuasaan. Ambisinya digagalkan oleh Wisanggeni, ksatria utusan Kebenaran, yang berani, tegas, dan selalu siap menolong rakyat. Wisanggeni dibantu oleh Semar, simbol kekuatan rakyat, yang sederhana, jujur, dan bijaksana. Cerita ini menggambarkan Wisanggeni sebagai sosok Ganjar dan Semar sebagai Prof Mahfud MD. Pesan Semar: Ingat-ingatlah Durga, bahwa badan boleh hilang, pangkat boleh hilang, kekayaan dunia boleh hilang. Karena harta, pangkat,dan kekayaan di dunia hanya titipan.

12. Kirab drum band Keraton:
Bregada adalah pasukan keraton yang setia menemani perjalanan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan sangat diandalkan. Pada masa lalu, Bregada tidak hanya terampil dalam berperang, tetapi Bregada yang terdiri dari unsur rakyat ini adalah pelindung negeri dan pemimpinnya. Drum band keraton merupakan bregada musik, yang menyimbolkan rakyat yang harmonis dan berani menjadi pelindung negaranya dari segala keburukan.

13. Kirab rombongan beskap:
Kemerdekaan yang sudah diraih, harus senantiasa dijaga dari segala bentuk intimidasi. Rombongan Beskap 17-08-45 menandakan Hari Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 bulan 8 tahun 1945. Rombongan terdiri dari rakyat yang mengenakan 17 beskap warna merah, 8 beskap warna putih dan 45 beskap warna hitam.

14. Pataka Garuda dan Bendera Merah Putih:
Lambang Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika memiliki simbol-simbol yang penuh makna. Kepala Garuda yang menoleh ke kanan, berarti selalu tertuju pada kebaikan. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti ‘berbeda-beda tetapi tetap satu’ yang dicengkeram oleh Garuda, berarti keberagaman yang selalu dipegang teguh agar tidak tercerai berai. Sementara itu, warna bendera negara Merah Putih sarat akan nilai-nilai kepahlawanan, patriotisme, dan nasionalisme rakyat Indonesia. Pada kirab ini, pasukan pembawa panji-panji berjumlah 21 orang. Angka 2 jika ditambah 1 adalah 3, atau nomor urut calon presiden dan calon wakil presiden Ganjar Pranowo – Prof Mahfud MD.(wnn01)

Berita Terkait

OTT KPK Guncang Lombok Barat, Fauzan Khalid Minta ASN Tetap Profesional dan Layani Warga
Raker APPSI 2026 di NTB: Para Gubernur Satukan Langkah Perkuat UMKM dan Fiskal Daerah Menuju Indonesia Maju
Setelah Dikunjungi Presiden, Kini NTB Dipercaya Jadi Tuan Rumah Raker APPSI 2026
STN-LMND Resmi Bentuk Sekretariat Bersama, Fokus Percepat Brigade Pangan dan Koperasi Desa Merah Putih
Di Hari Ulang Tahun Gubernur Iqbal, Presiden Prabowo Ungkap Keinginan Membantu Lebih Banyak untuk NTB
Presiden Prabowo: Setiap Rupiah Uang Negara Harus Kembali untuk Kesejahteraan Rakyat
Resmikan Bendungan Meninting, Presiden Prabowo: Saya Berutang kepada Rakyat NTB
Gubernur NTB Dukung Agenda Besar ASLI, Diaspora Sasak Siap Berkontribusi untuk Daerah

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:30 WIB

Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:07 WIB

PN Cikarang Tolak Seluruh Eksepsi ST Rogaya, Kini Bersiap Hadapi Pembuktian di Persidangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:14 WIB

OTT KPK Guncang Lombok Barat, Fauzan Khalid Minta ASN Tetap Profesional dan Layani Warga

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:02 WIB

Guru Honorer Tercecer dari Database BKN, Fauzan Khalid Desak Sinkronisasi Dapodik dan PPPK

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:03 WIB

Sidang Kasus ST. Rogaya di PN Cikarang Simpang Siur, Pengadilan Sebut Tertutup, Kejari Akhirnya Klarifikasi Terbuka

Senin, 13 Juli 2026 - 13:05 WIB

Dugaan Alamat Fiktif Warnai SPMB SMA Jalur Domisili di NTB, Ombudsman Ungkap Celah Verifikasi

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:01 WIB

STN-LMND Resmi Bentuk Sekretariat Bersama, Fokus Percepat Brigade Pangan dan Koperasi Desa Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:38 WIB

Mengapa Korupsi Masih Terjadi? Fahri Hamzah: Jawabannya Ada pada Sistem, Bukan Moral

Berita Terbaru

Indrajitu Slot Indrajitu Slot Gacor indrajitu sateslot ayambet slot gacor hari ini acong88 ayambet sate slot indrajitu megaforwin nasgorbet Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot https://103.123.158.92/vvip/ Ayambet Indrajitu Megaforwin Sateslot Bimatoto Plnslot Buditogel Nasgorbet Acong88 Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Plnslot Sateslot Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot gacor slot terpercaya sibela Indrajitu Indrajitu