JAKARTA, WNN.CO.ID – Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin mengakui kualitas pendidikan tinggi Korea Selatan (Korsel) memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan Indonesia. Terutama pada lembaga pendidikan vokasi.
‘’Harus kita akui bahwa Korea Selatan memiliki kualitas sistem pendidikan tinggi yang lebih baik dibandingkan Indonesia. Kami ingin kerja sama di bidang pendidikan tinggi semakin ditingkatkan lagi antara Indonesia dan Korsel,’’ kata Sultan saat menerima kunjungan Rektor Kaya University Korea, Mr Lee Sang Hee, di ruang kerjanya, Gedung Nusantara III Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (25/8/2023).
Berdasarkan hasil Programme for International Student Assessment (PISA) di tahun 2018 lalu, Korea Selatan menempati peringkat ke-7, sedangkan Indonesia hanya mampu menempati peringkat ke-74 dari 79 negara.
‘’Kualitas pendidikan tinggi yang berkualitas dan relevan dengan dunia industry, menjadi modal utama tumbuhnya perekonomian Korea. Karena itu, link and match lembaga pendidikan tinggi dengan dunia usaha perlu dibentuk secara sistematis,’’ ujarnya.
Mantan Ketua HIPMI Bengkulu ini menerangkan, Kaya University membuka ruang kerja sama dalam menyiapkan SDM di bidang kesehatan. Mereka membutuhkan banyak anak muda Indonesia yang berkeinginan melanjutkan pendidikan vokasi di Korea.
Terlebih lagi, bonus demografi Indonesia harus dimaksimalkan dengan pendekatan kerja sama di bidang pendidikan dengan negara maju. Apalagi saat ini Korea mengalami penurunan angka pertumbuhan penduduk, justru harus dijadikan kesempatan bagi Indonesia.
Karenanya, Sultan mendorong lembaga pendidikan tinggi Korea Selatan (Korsel) dan Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kerja sama di sektor pendidikan dan pengembangan kualitas skill sumber daya manusia (SDM) Indonesia.(wnn01)







