BEKASI TIMUR, WNN.CO.ID – Situasi pascakecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur masih dalam penanganan serius. Hingga pukul 06.30 WIB, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengonfirmasi jumlah korban dan perkembangan terbaru proses evakuasi.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa 7 orang meninggal dunia dalam insiden ini. Sementara itu, 81 penumpang mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.
Yang menjadi perhatian, masih ada 3 penumpang yang diduga terperangkap di dalam rangkaian kereta.
Proses evakuasi tidak bisa dilakukan secara cepat. Menurut KAI, seluruh tahapan dilakukan dengan sangat hati-hati demi keselamatan korban dan petugas.
Sebanyak 12 gerbong Kereta Api Argo Bromo Anggrek telah berhasil dievakuasi dan dipindahkan ke Stasiun Bekasi.
Kereta Api Argo Bromo Anggrek menjadi fokus utama dalam proses ini karena beberapa bagian masih memerlukan penanganan khusus.
Evakuasi diperkirakan memakan waktu hingga 8 jam, mengingat kondisi di lapangan yang kompleks.
Saat ini, tim gabungan tengah mempersiapkan proses evakuasi lokomotif. KAI bekerja sama dengan Basarnas untuk memastikan setiap langkah berjalan aman.
Koordinasi dilakukan secara intensif, terutama untuk menjangkau korban yang masih berada di dalam rangkaian kereta.
Kabar baiknya, jalur hilir sudah kembali dibuka dan dapat digunakan untuk operasional kereta jarak jauh.
Namun, layanan commuter line masih dibatasi: Penumpang belum bisa naik atau turun di Stasiun Bekasi Timur, Perjalanan commuter line saat ini hanya sampai Stasiun Bekasi.
KAI juga telah membuka Posko Tanggap Darurat di lokasi kejadian untuk membantu korban dan keluarga.
Selain itu, masyarakat bisa menghubungi Call Center KAI: 121.
Layanan ini tersedia bagi keluarga korban yang ingin mendapatkan informasi atau bantuan lebih lanjut.
KAI menegaskan bahwa seluruh proses evakuasi dan pemulihan saat ini mengutamakan keselamatan korban di atas segalanya.
Pembaruan informasi akan terus disampaikan seiring perkembangan di lapangan.(wnn01)







