Komite III DPD RI Melihat Masih Banyak Pendidik di Bawah Kemenag Berstatus Non-ASN dan Belum Sertifikasi

- Jurnalis

Senin, 2 Desember 2024 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKER: Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma didampingi Wakil Ketua Komite III DPD RI, Dailami Firdaus, Jelita Donal, dan Erni Daryanti saat Raker bersama Kemenag, di Gedung DPD RI, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (2/12/2024).

RAKER: Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma didampingi Wakil Ketua Komite III DPD RI, Dailami Firdaus, Jelita Donal, dan Erni Daryanti saat Raker bersama Kemenag, di Gedung DPD RI, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (2/12/2024).

JAKARTA, WNN.CO.ID – Komite III DPD RI melihat masih banyak pendidik di bawah naungan Kemenag yang berstatus non ASN (swasta) dan belum mendapatkan sertifikasi. Sebagai contoh, berdasarkan data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), untuk jumlah guru madrasah yang telah tersertifikasi hingga saat ini hanya 39,2%. Sehingga masih terdapat sebanyak 484.737 (atau 60,8%) guru madrasah yang belum mengantongi sertifikat pendidik, begitu juga pendidikan agama lainnya.

‘’Kami mendorong untuk anggaran Kemenag TA 2025, khususnya untuk fungsi pendidikan akan dialokasikan untuk sertifikasi guru, peningkatan sarana dan prasarana perguruan tinggi keagamaan negeri, pemenuhan kekurangan anggaran pada operasional pendidikan, serta program revitalisasi madrasah dan sekolah,’’ kata Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma, di sela-sela rapat kerja (Raker) Komite III DPD RI bersama Kementerian Agama (Kemenag), di Gedung DPD RI, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (2/12/2024).

Dalam Raker dengan agenda pembahasan Realisasi Program Kerja dan Anggaran Kementerian Agama RI Tahun 2024, Rencana Program Kerja dan Anggaran Kementerian Agama RI Tahun 2025, Persiapan Haji Tahun 2025 Masehi/1446 Hijriah, dan Peningkatan Mutu Pendidikan Keagamaan, Komite III DPD RI juga menyoroti pentingnya peningkatan mutu pendidikan keagamaan di Indonesia, terutama menyangkut nasib para guru agama.

‘’DPD RI memiliki peran strategis dalam memperjuangkan kepentingan daerah, termasuk dalam bidang agama, pendidikan, sosial, terutama nasib para guru agama, dan guru madrasah swasta, agar diperhatikan oleh kementerian agama,’’ ungkap Filep Wamafma yang didampingi Wakil Ketua Komite III DPD RI, Dailami Firdaus, Jelita Donal, dan Erni Daryanti.

Pada forum Raker tersebut, Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar dan Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Muhammad Syafi’i yang hadir langsung menanggapi sekaligus menyoroti berbagai persoalan isu-isu krusial yang meliputi penguatan pendidikan agama berbasis karakter, optimalisasi layanan haji dan umrah, serta beberapa persoalan keagamaan lainnya.

‘’Kementerian Agama telah menyiapkan 3 area dalam rangka pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Nasional, yaitu mempersiapkan peserta didik di lingkungan Kemenag sebagai penerima bantuan gizi. Program ini mencakup madrasah/sekolah Keagamaan, dan pesantren. Revitalisasi Sarana dan Prasarana Madrasah, dan Rekrutmen Calon ASN,’’ kata Menag, Nasruddin Umar.

Nasaruddin Umar melanjutkan, agenda kinerja Kementerian Agama (Kemenag) pada tahun 2025 telah diselaraskan dengan Asta Cita seperti upaya peningkatan kerukunan umat beragama, peningkatan kualitas layanan umat beragama, peningkatan tata kelola dan pemanfaatan dana masyarakat berbasis keagamaan, peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik.

‘’Untuk tahun 2025, program kerja Kementerian Agama diselaraskan dengan visi ‘Indonesia Maju’, sehingga program kementerian perlu merujuk dengan misi Presiden RI yang menekankan pada pembangunan berkelanjutan dan inklusif,’’ ujar Nasruddin Umar.

Nasruddin Umar menambahkan, dalam upaya mempercepat pendidikan profesi guru (PPG) untuk Guru Madrasah, Guru Pendidikan Agama Kristen, Guru Pendidikan Agama Katolik, Guru Pendidikan Agama Hindu, Guru Pendidikan Agama Buddha, pada tahun 2025, Kemenag telah merencanakan percepatan penyelesaian PPG bagi guru dalam kurun waktu dua tahun.

‘’Kementerian Agama saat ini, melalui Direktorat Jenderal Pendidikan sedang mengusulkan kepada Kementerian Keuangan untuk penambahan pembiayaan PPG tahun 2025,’’ ucap Nasruddin Umar.

Menutup Raker, Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma mengharapkan Kemenag , dengan visi membangun kehidupan keagamaan yang inklusif dan moderat, memiliki tanggung jawab strategis dalam menjamin pemenuhan hak beragama, meningkatkan mutu pendidikan keagamaan, serta menjaga kerukunan umat beragama. Dalam konteks ini, sinergi dengan DPD RI menjadi langkah penting untuk menjembatani kebijakan nasional dengan kebutuhan dan aspirasi daerah.

‘’Hal ini bertujuan untuk memastikan kebijakan yang dihasilkan mampu memberikan dampak positif yang merata dan untuk semua agama di seluruh wilayah Indonesia,’’ ucap Filep.(wnn01)

Berita Terkait

Susuri Lombok Tengah dengan Data Geospasial, Mahasiswa Geografi UGM Hasilkan 16 Riset Kewilayahan
Leadership Camp SMK Bina Putra Kemang ‘’Bangun Karakter dan Cinta Tanah Air’’, 800 Siswa Digembleng di Yonbekang Kostrad
Mahkamah Konstitusi: Dana Pendidikan 20 Persen Tak Boleh Dipakai untuk Program MBG, Anggaran Wajib Dipisah
AJBI Bertemu Wapres Gibran, Dorong Beasiswa Global dan Korporasi Demi Pendidikan Berkualitas di Indonesia
Dugaan Alamat Fiktif Warnai SPMB SMA Jalur Domisili di NTB, Ombudsman Ungkap Celah Verifikasi
Desa Berdaya NTB Diperkuat Unram, 120 Profesor Siap Dampingi Masyarakat Hingga Tiga Tahun
Santri SMA IT Dhiaul Fikri Juara 1 Fahmil Quran MTQ NTB 2026, Wakili NTB ke MTQ Nasional Semarang
FKSPP Temui Bupati Iron, Sinergi Pesantren untuk Wujudkan Lombok Timur SMART

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:02 WIB

173.706 Narapidana Terima Remisi HUT ke-81 RI, Bupati Lombok Timur Tekankan Kesempatan untuk Berubah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Anggaran Tanah KSB Melonjak Rp163 Miliar, FPT Laporkan Dugaan Korupsi ke Polres

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Simpan Sabu 26,44 Gram di Hotel, Terduga Pengedar Diciduk Polisi di Sambelia Lombok Timur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:02 WIB

212 Penumpang Berhasil Dievakuasi, Lima Orang Masih Dicari Usai KMP Putri Yasmin Terbakar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:07 WIB

173 Orang Dievakuasi dari KMP Putri Yasmin yang Terbakar, Tim SAR Masih Cari Korban Lain

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:07 WIB

Jaga Rinjani dari Karhutla, Polsek Sembalun Ingatkan Pendaki Soal Puntung Rokok hingga Api Unggun

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:02 WIB

Bukan Sekadar Festival, Jeruk Manis Merawat Tradisi dan Kemandirian di Kaki Rinjani

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Bukit Terengan Lombok Utara, Begini Awal Penemuannya

Berita Terbaru

Indrajitu Slot Indrajitu Slot Gacor indrajitu sateslot ayambet slot gacor hari ini acong88 ayambet sate slot indrajitu megaforwin nasgorbet Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot https://103.123.158.92/vvip/ Ayambet Indrajitu Megaforwin Sateslot Bimatoto Plnslot Buditogel Nasgorbet Acong88 Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Plnslot Sateslot Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot gacor slot terpercaya sibela Indrajitu Indrajitu