JAKARTA, WNN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) terus memperkuat langkah strategis dalam pembangunan kepemudaan. Salah satunya dengan “menjemput bola” ke pemerintah pusat.
Melalui Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan, H. Tarmidzi, S.Kom., ME., Dikpora NTB melakukan kunjungan kerja sekaligus konsultasi ke Deputi Pelayanan Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Selasa (7/4/2026).
Kunjungan ini diterima langsung oleh Plt Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan, Hendro Wicaksono, bersama jajaran Asisten Deputi dan tim ahli di Jakarta.
Pertemuan berlangsung konstruktif dengan agenda utama menyelaraskan program kepemudaan daerah dan pusat. Langkah ini dinilai penting agar kebijakan yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan berdampak langsung bagi generasi muda.
H. Tarmidzi—yang akrab disapa Pak Ajik—memaparkan capaian program kepemudaan NTB tahun 2025 sekaligus rencana strategis 2026.
Beberapa fokus utama yang dibahas meliputi:
- Penguatan kapasitas pemuda melalui program wirausaha muda agar lebih mandiri, kreatif, dan inovati
- Perencanaan berbasis regulasi daerah, termasuk implementasi Rencana Aksi Daerah (RAD) Kepemudaan
- Peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, dan kesempatan kerja
- Penguatan karakter dan wawasan global, termasuk program pertukaran pemuda ke 8 negara seperti Jepang, Inggris, hingga Amerika Serikat.
Dalam kesempatan itu, Hendro Wicaksono mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan Dikpora NTB. Ia menegaskan bahwa kolaborasi pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan pembangunan kepemudaan nasional.
“Sinkronisasi program seperti ini sangat krusial agar kebijakan pusat bisa tepat sasaran dan menjawab kebutuhan pemuda di daerah,” ujarnya.
Ia juga menilai NTB memiliki potensi besar dalam pengembangan pemuda di berbagai bidang.
“Saya pribadi salut dan berkomitmen mendukung terwujudnya pemuda NTB yang unggul dan berkarakter,” tambahnya.
Menutup pertemuan, Pak Ajik menyampaikan apresiasi atas dukungan dari pemerintah pusat. Ia menilai pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat arah kebijakan ke depan.
“Arahan dari Kemenpora akan menjadi pedoman kami dalam menyempurnakan program kepemudaan. Harapannya, pembangunan pemuda NTB terus melaju dan mampu membawa generasi muda ‘Makmur Mendunia’,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.(wnn01)







