Lingkaran Misterius di Asia Ini Dihuni Lebih dari Separuh Manusia di Bumi, Kok Bisa?

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lingkaran misterius di Asia ini dihuni lebih dari separuh manusia di bumi.

Lingkaran misterius di Asia ini dihuni lebih dari separuh manusia di bumi.

JAKARTA, WNN.CO.ID – Sebuah gambar sederhana berupa lingkaran raksasa di peta Asia kembali viral di media sosial. Namun siapa sangka, lingkaran dengan radius sekitar 4.000 kilometer itu ternyata menyimpan fakta mengejutkan: lebih dari separuh populasi manusia di dunia tinggal di dalamnya.

Artinya, dari setiap dua orang yang hidup di Bumi saat ini, satu di antaranya berada di kawasan tersebut.

Lingkaran itu mencakup sejumlah negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, seperti China, India, Indonesia, Bangladesh, Pakistan, Jepang, Vietnam, hingga Thailand. Jika digabungkan, total populasinya mencapai miliaran jiwa.

Fenomena ini bukan sekadar kebetulan geografis. Sejak ribuan tahun lalu, Asia memang menjadi salah satu kawasan paling ideal untuk kehidupan manusia berkembang.

Wilayah tersebut memiliki banyak lembah sungai subur seperti Sungai Yangtze di China, Gangga di India, Mekong di Asia Tenggara, hingga Indus di Pakistan dan India. Kesuburan tanah di sekitar sungai membuat pertanian berkembang sangat cepat sejak zaman kuno.

Ketika produksi pangan melimpah, manusia mulai menetap, membangun permukiman, lalu berkembang menjadi kota-kota besar. Dari generasi ke generasi, populasi terus bertambah hingga menciptakan konsentrasi penduduk terbesar di dunia.

Tak hanya faktor alam, jalur perdagangan juga memainkan peran penting dalam ledakan populasi Asia.

Sejak era Jalur Sutra hingga perdagangan laut kuno, kawasan Asia menjadi pusat aktivitas ekonomi dunia. Kapal dagang, pelabuhan besar, dan pertukaran teknologi membuat kota-kota di Asia tumbuh pesat selama ratusan tahun.

Hingga sekarang, sejumlah kota dengan populasi tertinggi di dunia masih berada di kawasan tersebut, mulai dari Shanghai, Delhi, Jakarta, Tokyo, hingga Dhaka.

Selain itu, faktor iklim turut mendukung tingginya jumlah penduduk di Asia. Sebagian besar wilayah dalam lingkaran memiliki iklim tropis dan subtropis yang cocok untuk pertanian serta kehidupan manusia.

Curah hujan yang stabil membantu produksi pangan tetap terjaga, terutama untuk sawah dan tanaman pokok. Kondisi inilah yang membuat kawasan Asia mampu menopang populasi dalam jumlah sangat besar selama ribuan tahun.

Meski begitu, ada satu hal yang sering disalahpahami dari gambar viral tersebut.

Banyak unggahan di internet menyebut lingkaran itu hanya mencakup kurang dari 10 persen daratan dunia. Klaim tersebut sebenarnya belum tentu akurat karena bergantung pada metode perhitungan luas wilayah dan ukuran lingkaran yang digunakan.

Namun, pesan utamanya tetap sama: populasi manusia memang sangat terkonsentrasi di Asia dibandingkan kawasan lain di Bumi.

Fenomena ini sekaligus menunjukkan bagaimana faktor geografis, iklim, pertanian, dan perdagangan sejak masa lampau membentuk persebaran manusia modern hingga hari ini.

Sumber: Data populasi dunia, World Bank, dan Britannica.(wnn)

Berita Terkait

Iming-Iming Proyek VinFast Berujung Kerugian, LBH Pro-Justitia Ungkap Dugaan Penipuan Investasi di Subang
Jelang HUT ke-81 RI, Komut PLN Energi Gas Saiful Chaniago Serukan Pengibaran Merah Putih di Seluruh Indonesia
Sidang ST Rogaya Berlanjut, Pelapor hingga Ahli Komnas Anak Sampaikan Keterangan di Hadapan Hakim
Leadership Camp SMK Bina Putra Kemang ‘’Bangun Karakter dan Cinta Tanah Air’’, 800 Siswa Digembleng di Yonbekang Kostrad
Mahkamah Konstitusi: Dana Pendidikan 20 Persen Tak Boleh Dipakai untuk Program MBG, Anggaran Wajib Dipisah
FDJ Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri, Dinilai Punya Rekam Jejak Lengkap dan Integritas Kuat
Mori Hanafi Polisikan Dugaan Pencemaran Nama Baik, PMN-J Tegaskan Laporan Dugaan Korupsi Berdasarkan Data
Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:02 WIB

173.706 Narapidana Terima Remisi HUT ke-81 RI, Bupati Lombok Timur Tekankan Kesempatan untuk Berubah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Anggaran Tanah KSB Melonjak Rp163 Miliar, FPT Laporkan Dugaan Korupsi ke Polres

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Simpan Sabu 26,44 Gram di Hotel, Terduga Pengedar Diciduk Polisi di Sambelia Lombok Timur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:02 WIB

212 Penumpang Berhasil Dievakuasi, Lima Orang Masih Dicari Usai KMP Putri Yasmin Terbakar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:07 WIB

173 Orang Dievakuasi dari KMP Putri Yasmin yang Terbakar, Tim SAR Masih Cari Korban Lain

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:07 WIB

Jaga Rinjani dari Karhutla, Polsek Sembalun Ingatkan Pendaki Soal Puntung Rokok hingga Api Unggun

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:02 WIB

Bukan Sekadar Festival, Jeruk Manis Merawat Tradisi dan Kemandirian di Kaki Rinjani

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Bukit Terengan Lombok Utara, Begini Awal Penemuannya

Berita Terbaru

Indrajitu Slot Indrajitu Slot Gacor indrajitu sateslot ayambet slot gacor hari ini acong88 ayambet sate slot indrajitu megaforwin nasgorbet Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot https://103.123.158.92/vvip/ Ayambet Indrajitu Megaforwin Sateslot Bimatoto Plnslot Buditogel Nasgorbet Acong88 Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Plnslot Sateslot Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot gacor slot terpercaya sibela Indrajitu Indrajitu