JAKARTA, WNN.CO.ID – Anggapan bahwa touring jarak jauh dengan motor skutik identik boros bahan bakar tampaknya mulai terpatahkan.
Pengalaman Abdul Rasyid Zaenal membuktikan, perjalanan lintas pulau menggunakan Honda Scoopy tetap bisa nyaman sekaligus hemat BBM.
Pria Lombok yang akrab disapa Rasyid itu sukses menuntaskan perjalanan touring dari Lombok menuju Jakarta dengan total jarak tempuh sekitar 847,2 kilometer.
Menariknya, biaya bahan bakar yang dikeluarkan selama perjalanan tersebut hanya sekitar Rp150 ribu.
Perjalanan dimulai dari Lombok melalui jalur laut via Pelabuhan Lembar, Lombok Barat menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Setelah tiba di Surabaya, perjalanan dilanjutkan melalui jalur darat menuju Jakarta menggunakan Honda Scoopy kesayangannya.
Selama touring, Rasyid mengaku hanya melakukan pengisian penuh BBM Pertamax sebanyak lima kali.
Dengan rata-rata biaya Rp30 ribu setiap isi penuh, total konsumsi bahan bakar sepanjang perjalanan terbilang sangat irit untuk ukuran touring lintas kota dan lintas pulau.
“Honda Scoopy ini benar-benar irit sekali,” ujar Rasyid yang touring Lombok–Jakarta belum lama ini.
Bagi Rasyid, perjalanan Lombok–Jakarta bukan pengalaman pertamanya.
Ia mengaku sudah beberapa kali melakukan touring pulang-pergi Jakarta–Lombok menggunakan motor yang sama.
Menurutnya, Honda Scoopy bukan hanya hemat BBM, tetapi juga tetap nyaman digunakan untuk perjalanan jauh.
Selama touring, motor tersebut disebut minim kendala dan tetap dalam kondisi prima.
“Selama dalam perjalanan, Alhamdulillah lancar-lancar saja. Motornya tidak pernah macet,” katanya.
Rasyid menilai, salah satu kunci utama menjaga performa motor saat touring adalah melakukan perawatan rutin sebelum dan sesudah perjalanan.
Sebelum berangkat dari Lombok, ia terlebih dahulu mengganti oli mesin dan oli gardan di bengkel AHASS.
Setelah tiba di Jakarta, perawatan serupa kembali dilakukan agar kondisi motor tetap optimal.
“Yang penting sepeda motor tetap diperhatikan perawatannya. Jadi, meskipun dipakai untuk touring perjalanan jauh, kondisi sepeda motor tetap awet dan sehat,” ungkapnya.
Pengalaman touring tersebut membuat Rasyid semakin percaya diri menggunakan Honda Scoopy untuk perjalanan lintas kota maupun lintas pulau.
Bahkan, ia sudah berencana kembali touring menggunakan motor yang sama saat pulang ke Lombok nanti.
“Pas pulang ke Lombok nanti, saya juga tetap touring pakai Honda Scoopy ini,” tuturnya.
Sementara itu, Technical Service Manager Astra Motor NTB, Rangga Noviar, mengatakan jaringan bengkel AHASS kini semakin luas dan mudah ditemukan di berbagai daerah Indonesia, termasuk wilayah pelosok.
Menurut Rangga, keberadaan jaringan servis resmi Honda menjadi keuntungan tersendiri bagi pengguna sepeda motor Honda, terutama untuk kebutuhan servis rutin maupun klaim garansi saat bepergian jauh.
“Teknisi resmi mudah ditemui hampir di setiap kota, sehingga pengguna tidak khawatir soal servis maupun klaim garansi,” ujar Rangga.
Ia menambahkan, luasnya jaringan AHASS merupakan bagian dari komitmen Honda dalam menghadirkan layanan purna jual yang mudah diakses, cepat, dan memberikan rasa aman bagi konsumen di seluruh Indonesia.(wnn01)







