JAKARTA, WNN.CO.ID – Sekolah Sepak Bola atau SSB memang menjadi pilihan bagi kebanyakan orang tua dan anak yang ingin menjadi pemain sepak bola professional. Karena di sekolah inilah si anak akan diajarkan bagaimana teknik dasar permainan sepak bola yang benar, mulai dari teknik dasar menendang bola dalam sepak bola, teknik menggiring bola dalam sepak bola, dan lain sebagainya.
Namun, untuk mewujudkan semua impian menjadi pemain sepak bola professional dan hebat, tentu tempatnya di Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Harapan. ‘’Alhamdulillah, saat ini kita memiliki binaan sebanyak 100 orang, mulai dari usia pelajar SD sampai SMA. Dan home base kita ada di GOR Sekda Saefullah Rorotan Jakarta Utara,’’ kata Owner SSB Putra Harapan, Hayati Nupus, di Jakarta, Jum’at (7/3/2025).
Hayati Nupus menjelaskan bahwa melalui SSB Putra Harapan ini, tentu menjadi pondasi awal bagi anak usia dini untuk menumbuhkan potensi diri mereka terhadap sepak bola. Terlebih lagi di SSB Putra Harapan, telah disiapkan pelatih andal. SSB Putra Harapan pendirinya yakni Suapri, seorang mantan pemain nasional.
‘’Tujuan kami mendirikan SSB Putra Harapan ini adalah untuk melahirkan pesepak bola andal, terlatih dan professional sesuai dengan aturan permainan sepak bola nasional maupun internasional. Selain itu, juga untuk melatih fisik anak secara dini seperti kecepatan, kekuatan, ketahanan, dan ketangkasan dalam menggiring bola dan memasukkannya ke gawang untuk mencetak gol,’’ ungkapnya.
Lebih lanjut Hayati Nupus mengatakan, melalui pembekalan sepak bola usia dini, setidaknya dapat membentuk keahlian yang lebih terstruktur untuk perkembangan selanjutnya. Bibit-bibit pesepak bola muda yang telah terlatih, tentu dapat memengaruhi kemajuan sepak bola nasional. Karena berkaca pada negara maju di dunia, salah satu faktor kemajuan negaranya adalah dari kemajuan sepak bolanya.
Maka dari itu, Hayati Nupus menyampaikan bahwa kemajuan negara Indonesia dapat dimulai melalui pembangunan dan pemerataan Sekolah Sepak Bola (SSB) yang dilakukan lebih serius. ‘’Tidak ada negara maju yang sepak bolanya mengalami ketertinggalan,’’ ucapnya.(wnn01)







