JAKARTA, WNN.CO.ID – Wilayah Pohuwato, Provinsi Gorontalo, diguncang gempa bumi tektonik berskala magnitudo 5,2 (M5,2) pada Kamis (10/8/2023), sekitar pukul 13.14.45 WIB.
Dari hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0,70° LU ; 121,52° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Pohuwato, Provinsi Gorontalo pada kedalaman 66 km.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr Daryono menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi di wilayah Pohuwato ini merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Laut Sulawesi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust).
‘’Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Pohuwato dan Toli-Toli dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,’’ jelas Daryono.
Hingga pukul 13.35 WIB, lanjut Daryono, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Meski begitu, Daryono tetap menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Di samping itu, masyarakat juga diimbau agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. ‘’Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah. Dan pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,’’ katanya.(wnn01)







