Ini Jumlah Desa Mandiri, Maju, Berkembang, Tertinggal dan Sangat Tertinggal di Indonesia

- Jurnalis

Minggu, 17 September 2023 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar.

Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar.

JAKARTA, WNN.CO.ID – Sesuai data dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), pada tahun 2023 ini, jumlah desa mandiri naik dari 174 desa menjadi 11.456 desa; jumlah desa maju naik dari 3.608 desa menjadi 23.035; jumlah desa berkembang naik dari 22.882 desa menjadi 28.766 desa; sedangkan jumlah desa tertinggal berkurang dari 33.592 desa menjadi 7.154 desa; dan jumlah desa sangat tertinggal dari 13.453, kini tinggal sebanyak 4.850 desa.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mengatakan, di masa pandemi, desa juga membuktikan bahwa desa bisa mengatasi sendiri masalah yang dihadapi. Ketika kemiskinan kota naik dari 6,69 persen menjadi 7,5 persen, maka kemiskinan di desa justru turun dari 12,85 persen menjadi 12,29 persen.

Begitu pula ketika ketimpangan di kota terus melonjak, dari 0,390 menjadi 0,403. Ketimpangan di desa tetap lebih rendah dan menurun dari 0,320 menjadi 0,314.

Wacana ketiga yang didengungkan Gus Halim, demikian Mendes PDTT biasa disapa adalah SDGs Desa yang diciptakan sebagai kredo baru pembangunan desa, sebagai bahasa baru akselerasi pembangunan desa.

”SDGs Desa adalah arah baru kebijakan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat yang diletakkan pada konteks budaya desa, sekaligus mengarifi kekhasan pembangunan desa-desa seluruh Indonesia,” kata Gus Halim.

Gus Halim mengaku SDGs Desa memang selalu digaungkan sebagai diskursus baru pembangunan desa dalam forum-forum ilmiah, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam forum Join Statement of The 2nd Asean Ministerial Dialogue on Accelerating Actions to Achieve The Sustainable Development Goals, di Bangkok, pada 31/3/2023 lalu, pelokalan SDGs sampai ke tingkat desa disepakati sebagai pendekatan wilayah di ASEAN, dan Indonesia menjadi role model atas prinsip tersebut karena Indonesia sudah menjalankan SDGs Desa sejak tahun 2020.

”Bahkan, SDGs Desa telah saya kenalkan dalam forum Indonesia ECOSOC High Level Political Forum on Sustainable Development and High Level Segment (HPLF-HLS on SDGs) 2023, di Markas PBB, New York, Amerika Serikat,” ujarnya.

SDGs Desa disusun dengan intensi menjadi ”bahasa kebijakan” yang mudah dipahami stakeholders pembangunan desa. SDGs Desa adalah hasil olah pikir yang dilanjutkan dalam aksi lapangan dengan menggunakan medium bahasa untuk kebangkitan desa.

”Untuk mendukung percepatan implementasi SDGs Desa di lapangan, saya telah menerbitkan Permendesa PDTT Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pedoman Umum Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa,” ucapnya.

Gus Halim menambahkan, hasilnya mulai dirasakan ketika Presiden Jokowi menargetkan Nol Persen Kemiskinan Ekstrem pada 2024. Salah satu kebutuhannya adalah data, berikut rencana penanganan kemiskinan ekstrem.

Untuk itu, data mikro, berbasis individu, keluarga dan lingkungan rukun tetangga, hasil pendataan sensus partisipatoris SDGs Desa, telah dapat digunakan untuk kerja-kerja penanganan kemiskinan ekstrem di desa.

Data BPS menunjukkan penurunan angka kemiskinan ekstrem secara nasional. Posisi angka kemiskinan ekstrem per Maret 2021 adalah 2,14 persen dan menurun di September 2023 menjadi 1,74 persen.(wnn01)

Berita Terkait

Iming-Iming Proyek VinFast Berujung Kerugian, LBH Pro-Justitia Ungkap Dugaan Penipuan Investasi di Subang
Jelang HUT ke-81 RI, Komut PLN Energi Gas Saiful Chaniago Serukan Pengibaran Merah Putih di Seluruh Indonesia
Sidang ST Rogaya Berlanjut, Pelapor hingga Ahli Komnas Anak Sampaikan Keterangan di Hadapan Hakim
Leadership Camp SMK Bina Putra Kemang ‘’Bangun Karakter dan Cinta Tanah Air’’, 800 Siswa Digembleng di Yonbekang Kostrad
Mahkamah Konstitusi: Dana Pendidikan 20 Persen Tak Boleh Dipakai untuk Program MBG, Anggaran Wajib Dipisah
FDJ Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri, Dinilai Punya Rekam Jejak Lengkap dan Integritas Kuat
Mori Hanafi Polisikan Dugaan Pencemaran Nama Baik, PMN-J Tegaskan Laporan Dugaan Korupsi Berdasarkan Data
Reformasi Politik, Hukum, dan Birokrasi Poin 7 Asta Cita Penerang Indonesia Sejahtera

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Pemprov NTB Finalisasi Dashboard Eksekutif, Pantau Kinerja hingga APBD dalam Satu Layar

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Pesan Gubernur Iqbal untuk Paskibra NTB dan NTT: Disiplin, Berani, dan Peduli Sesama

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:02 WIB

173.706 Narapidana Terima Remisi HUT ke-81 RI, Bupati Lombok Timur Tekankan Kesempatan untuk Berubah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Anggaran Tanah KSB Melonjak Rp163 Miliar, FPT Laporkan Dugaan Korupsi ke Polres

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Simpan Sabu 26,44 Gram di Hotel, Terduga Pengedar Diciduk Polisi di Sambelia Lombok Timur

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:07 WIB

173 Orang Dievakuasi dari KMP Putri Yasmin yang Terbakar, Tim SAR Masih Cari Korban Lain

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:34 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Kapal dan Helikopter Dikerahkan Evakuasi Penumpang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:07 WIB

Jaga Rinjani dari Karhutla, Polsek Sembalun Ingatkan Pendaki Soal Puntung Rokok hingga Api Unggun

Berita Terbaru

Indrajitu Slot Indrajitu Slot Gacor indrajitu sateslot ayambet slot gacor hari ini acong88 ayambet sate slot indrajitu megaforwin nasgorbet Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot https://103.123.158.92/vvip/ Ayambet Indrajitu Megaforwin Sateslot Bimatoto Plnslot Buditogel Nasgorbet Acong88 Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Plnslot Sateslot Ayambet Indrajitu Megaforwin Nasgorbet Sateslot gacor slot terpercaya sibela Indrajitu Indrajitu